togel@dakitanews Kediri – Gara-gara usaha potong rambutnya sepi, Paijan, 50, warga Desa Gadungan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri nyambi menjadi pengecer togel untuk menambah penghasilan. Akibat dari usaha sampingannya itu, Paijan harus berurusan dengan Polsek Wates.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, Paijan ditangkap anggota buser Polsek Wates, Senin (20/10) siang pukul 11.00 Wib di kedai desa setempat. Saat petugas menggeledah warung ditemukan 1 bandel kupon berisi catatan togel berupa 1 Bolpoin dan uang Rp 40 ribu di saku celana sebelah kanan.

Saat dilakukan pemeriksaan di Polsek Wates, pelaku mengaku menjadi pengecer togel baru satu bulan. Paijan mengaku nekat melakukan usaha sampingan lantaran untuk tambahan ekonomi keluarganya. “Ya kadang omset saya satu hari Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Lumayan bisa tambah untuk beli kebutuhan pokok sehari-hari, “aku pelaku.

Kapolsek Wates AKP Ag Trihandono mengatakan, penangkapan pelaku perjudian jenis togel saat ini masih dalam pemeriksaan. “Karena pelaku melanggar tindak pidana perjudian maka pelaku kami jerat pasal 303 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 10 tahun penjara, “ungkap AKP Ag Trihandono.(gar)

Keterangan Gambar: Pelaku pengecer judi togel saat diamankan di Polsek Wates.

RedaksiHukum Kriminaltogel
@dakitanews Kediri - Gara-gara usaha potong rambutnya sepi, Paijan, 50, warga Desa Gadungan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri nyambi menjadi pengecer togel untuk menambah penghasilan. Akibat dari usaha sampingannya itu, Paijan harus berurusan dengan Polsek Wates. Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, Paijan ditangkap anggota buser Polsek Wates, Senin (20/10) siang pukul 11.00...