Serapan Anggaran Pemkab Blitar Tahun 2017 Tak Capai 100 Persen

432

ADAKITANEWS, Blitar – Masih adanya beberapa proyek yang tak bisa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar membuat serapan anggaran tahun 2017 tidak bisa mencapai 100 persen. Pemkab beralasan, adanya aturan dari Pemerintah Pusat menjadikan beberapa proyek tak bisa dikerjakan.

Kepala Badan Keuangan dan Arsip Daerah Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti mengatakan, sampai awal tahun 2018 tercatat penyerapan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blitar tahun 2017 mencapai 92,95 persen atau sekitar Rp 987 miliar dari total anggaran APBD Tahun 2017 sebesar Rp 1 triliun 62 miliar.

“Untuk sisanya sekitar 7,05 persen yang tidak terserap otomatis akan masuk pada sisa lebih anggaran (Silpa) tahun 2017. Silpa ini akan dibahas pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) di tahun 2018 ini,” kata Khusna, Sabtu (27/01).

Lebih lanjut Khusna mengaku, penyebab utama masih ada Silpa ini dikarenakan banyak program yang tidak bisa dilakukan karena terganjal aturan Pemerintah Pusat. Tetapi serapan anggaran Pemkab Blitar tahun 2017 ini, meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2016, dimana pada tahun 2016 serapan hanya mencapai 90 persen.

“Meski tak terserap 100 persen, tapi alhamdulillah tahun 2017 serapannya meningkat dibanding tahun 2016 yang hanya 90 persen,” pungkasnya.

Khusna berharap, penyerapan anggaran tahun 2018 ini bisa maksimal. Mengingat tahun ini banyak proyek-proyek pembangunan yang sudah masuk pada APBD 2018. “Kita tahun ini akan ada proyek besar, yakni pembangunan RSUD di Srengat. Semoga tahun ini penyerapannya lebih maksimal,” imbuhnya.(fat)

Keterangan gambar: Khusna Lindarti, Kepala Badan Keuangan dan Arsip Daerah Kabupaten Blitar.(foto : fathan)