20140807_093333_gantung-diri-ilus @dakitanews Nganjuk – Karijo ,60, buruh tani warga Desa Musir Kidul Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk,nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dibawah pohon mangga memakai seutas tali tampar plastik warna biru, di pekarangan belakang rumahnya. Selasa (30/9) pukul 20.30 WIB. Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Rejoso guna proses lebih lanjut.

Kejadiannya bermula, saat Laminem ,63, istri korban, sendirian di rumahnya dan kebingungan mencari suaminya yang sejak sore tidak kunjung pulang. Karena takut terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan, akhirnya Laminem memberanikan diri mencari suaminya di pekarangan belakang rumahnya.

Namun betapa kagetnya saksi ketika melihat sosok tubuh manusia bergantung dibawah pohon mangga. Saksi yang ketakutan, kemudian menemui dan mengajak Pani ,53, tetangganya, untuk memastikan jenazah yang menggantung itu.

Keduanya lalu menuju ke pekarangan belakang rumah untuk mengeceknya, dengan perasaan was-was. Keduanya mendekati sosok tubuh itu. Dan benar saja sosok yang menggantung itu Karijo, suami Laminem yang sudah tidak bernyawa lagi.

Mengetahui kejadian ini, akhirnya Pani langsung melapor ke Narto ,46, Perangkat Desa setempat dan diteruskan ke Polsek Rejoso guna penanganan lebih lanjut.

Kapolres Nganjuk, AKBP Anggoro Sukartono, melalui Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Bambang Sutikno, mengatakan dari keterangan saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena menderita sesak nafas yang tak kunjung sembuh.”Laporan sudah diterima, hasil Visum tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan” terang AKP Bambang.(Kmto/jati)

Keterangan Gambar : Ilustrasi gantung diri

RedaksiHukum Kriminal
@dakitanews Nganjuk - Karijo ,60, buruh tani warga Desa Musir Kidul Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk,nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dibawah pohon mangga memakai seutas tali tampar plastik warna biru, di pekarangan belakang rumahnya. Selasa (30/9) pukul 20.30 WIB. Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Rejoso guna proses lebih...