Setelah Ditembak Polisi, “Buaya” di Kali Porong Keluarkan Gabus

1381

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Warga sekitar jembatan Kali Porong dihebohkan dengan munculnya penampakan seekor buaya, Kamis (28/09).

Tak ayal kemunculan buaya tersebut langsung menjadi tontonan warga dan pengguna jalan yang melintas di atas jembatan yang menghubungkan antara Sidoarjo dan Pasuruan tersebut. Bahkan, kehebohan itu juga sempat membuat lalu lintas jalan menjadi macet.

Setelah menjadi kabar soal munculnya buaya di bawah jembatan Kali Porong, Tim SAR Pusdik Gasum Porong langsung turun tangan. Namun setelah tiba di lokasi, tim SAR menjadi curiga karena buaya yang berwarna agak kehitaman itu tidak bergerak.

Ternyata benar, buaya tersebut hanya sebuah mainan boneka yang terbuat dari gabus. Diduga, boneka itu merupakan bekas karnaval dan sengaja dibuang ke sungai Porong oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Kapusdik Gasum Porong, Kombes Pol Fahruz mengatakan, ia sempat melakukan penembakan terhadap boneka buaya tersebut. “Setelah saya tembak buaya itu pecah dan keluar gabus berwarna putih. Setelah kita lakukan evakuasi ternyata itu buaya palsu atau buaya buatan,” jelasnya.

Kombes Pol Fahruz menambahkan, penembakan tersebut merupakan langkah tegas yang dilakukannya untuk menjawab laporan warga yang ketakutan dengan kemunculan buaya palsu ini. “Sekarang sudah jelas bukan buaya asli tapi buaya dari gabus. Jadi warga tidak usah takut,” jelasnya.

Kombes Pol Fahruz, meminta agar warga yang tinggal berdekatan dengan sungai Porong untuk tidak mudah percaya atau takut dengan berita kemunculan buaya. Pihaknya meminta jika ada temuan seperti ini warga bisa melapor ke pihak kepolisian atau pihak dinas terkait.

“Jika menemukan kasus seperti ini, warga kami minta agar tidak panik, langsung saja lapor kepolisian terdekat atau dinas terkait,” pungkasnya.

Dari data yang dihimpun Tim Adakitanews.com, ketakutan warga ini wajar. Pasalnya di lokasi tersebut, buaya juga pernah muncul di tahun 2015 silam.(pur)

Keterangan gambar : Buaya palsu yang dievakuasi Tim SAR Pusdik Gasum Porong.(ist)