ADAKITANEWS, Tulungagung – Siswi SMK Negeri 1 Tulungagung, berkreasi membuat roti manis berbahan singkong.

Selain singkong mudah didapat dan harganya lebih murah dibandingkan dengan tepung beras dan terigu, ini juga sebagai upaya mengurangi ketergantungan penggunaan tepung beras dan terigu sebagai bahan baku membuat roti ataupun kue. Soal rasa, roti singkong juga tidak kalah dengan roti yang berbahan tepung beras maupun terigu.

Sejumlah siswi kelas 2 jurusan teknologi pengolahan hasil pertanian (TPHP) SMK Negeri 1 Tulungagung, berkreasi membuat roti manis dari bahan singkong di laboratorium praktikum sekolah mereka. Biasanya, jenis roti manis ini, menggunakan tepung terigu sebagai bahan dasarnya, namun mereka mencoba dengan bahan dasar singkong yang harganya relatif lebih murah.

Menurut Aprilia Putriana Dewi, salah seorang siswi SMK Negeri 1 Tulungagung, proses pembuatan roti manis berbahan singkong ini tidaklah terlalu sulit.

“Pembuatan roti dari singkong ini tidak sulit. Apalagi sebelumnya telah mendapat teori dari guru pembimbing,” kata Aprilia Putriana Dewi, salah seorang siswi SMK Negeri 1 Tulungagung.

Aprilia menjelaskan, untuk menghasilkan roti manis tersebut, singkong yang telah dipersiapkan sesuai takaran sebelumnya dikupas kulitnya kemudian dicuci dengan bersih, kemudian singkong di potong kecil-kecil. Tujuannya agar mempercepat proses menanaknya. Setelah matang, singkong yang masih hangat dihaliskan untuk memudahkan proses pencampuran bahan roti lainnya.

Singkong yang telah dilembutkan, kemudian dicampur dengan bahan-bahan roti lainnya dalam sebuah tempat. Bahan-bahan tersebut diantaranya adalah mentega, telur ayam, fermipan dan gula pasir. Setelah tercampur, kemudian diaduk dengan menggunakan mixer selama 20 menit, proses inilah merupakan awal proses fermentasi agar adonan singkong tersebut mengembang.

Adonan singkong yang telah mengembang, kemudian ditimbang seberat 50 gram dan diratakan serta diisi dengan varian rasa yang diinginkan seperti rasa sosis keju. Tahapan selanjutnya dimasukkan ke dalam lemasi proving selam 45 menit agar mengembang, baru kemudian dioven selama 12 menit dengan suhu 180 derajat celcius, setelah matang baru dilakukan pengemasan.

Sementara itu, salah seorang guru yang menjadi pembimbing, Nanik Winarsih menyampaikan bahwa pembuatan roti manis dari singkong ini karena bahannya mudah didapat dan banyak dijumpai di wilayah Tulungagung . Selain itu harganya juga murah dibanding harga tepung terigu maupun tepung beras, yakni Rp 1.500 per kilogram.

“Jika menggunakan tepung beras maupun terigu harganya jauh lebih mahal. Kreasi dari siswa ini sebagai salah satu upaya mengurangi ketergantungan terhadap kedua tepung tersebut sebagai bahan roti maupun kue,” kata Nanik Winarsih, salah seorang guru pembimbing.

Nanik juga menyampaikan bahwa praktik ini sekaligus mengajarkan kepada siswinya untuk membentuk jiwa kemandirian.

“Kita harapkan nanti setelah lulus, anak-anak bisa mengembangkannya dirumah, untuk dijadikan ladang usaha,” pungkasnya.(bac)

Keterangan gambar : Siswi SMK Negeri 1 Tulungagung, sedang berkreasi membuat roti berbahan dasar singkong.(foto : acta cahyono)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180318_200805.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180318_200805-150x150.jpgREDAKSIKulineradakitanews,Berita,roti manis,singkong,smkn 1 tulungagung,Tulungagung
ADAKITANEWS, Tulungagung – Siswi SMK Negeri 1 Tulungagung, berkreasi membuat roti manis berbahan singkong. Selain singkong mudah didapat dan harganya lebih murah dibandingkan dengan tepung beras dan terigu, ini juga sebagai upaya mengurangi ketergantungan penggunaan tepung beras dan terigu sebagai bahan baku membuat roti ataupun kue. Soal rasa, roti singkong...