ADAKITANEWS, Blitar – Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Blitar, tahun ini jumlah penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) berkurang dibanding tahun lalu. Yakni dari 14 SKPD penghasil PAD, tahun ini hanya 12 SKPD, yang merupakan dampak dari Peraturan Daerah tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Blitar, Ismuni mengatakan, 12 SKPD penghasil PAD tersebut diantaranya, RSUD Ngudi Wluyo Wlingi, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Untuk dua SKPD yang berkurang, yakni Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Perikanan dan Dinas Tenaga Kerja,” kata Ismuni, Kamis (20/04).

Menurut Ismuni, pengurangan SKPD penghasil PAD ini, salah satunya karena Dinas Komunikasi dan Informatika berpisah dengan Dinas Perhubungan. Meskipun jumlah SKPD penghasil berkurang, tetapi hal itu tidak mempengaruhi pada berkurangnya nominal PAD. “Berkurangnya jumlah SKPD penghasil PAD, terjadi karena hanya dilakukan peleburan. Bukan berarti berkurangnya SKPD berdampak pada berkurangnya PAD,” paparnya.

Ismuni mencontohkan, untuk PAD Dinas Perikanan masuk ke Dinas Peternakan dan Perikanan. Artinya sebenarnya PAD tidak hilang, tetapi hanya SKPD-nya dilebur. “Kita lihat bahwa target PAD tahun ini kan malah bertambah dibandingkan tahun lalu. Jadi sekali lagi saya tegaskan, brkurangnya SKPD ini tidak berpengaruh pada penurunan PAD,” imbuhnya.(blt2)

Keterangan gambar: Ismuni, Kepala Badan Pendapatan Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/04/200417-blt2-blitar-pad-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/04/200417-blt2-blitar-pad-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,blitar
ADAKITANEWS, Blitar - Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Blitar, tahun ini jumlah penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) berkurang dibanding tahun lalu. Yakni dari 14 SKPD penghasil PAD, tahun ini hanya 12 SKPD, yang merupakan dampak dari Peraturan Daerah tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kepala Badan Pendapatan Daerah...