MUSNAH BARANG BUKTI (1)-1

ADAKITANEWS, Nganjuk – Puluhan barang bukti dari berbagai tindak pidana, pada Rabu (24/6) dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk. Pemusnahan barang bukti tersebut karena kasus yang bersangkutan sudah berketetapan hukum tetap (Inkrah).

Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk, I Wayan Sumadana menerangkan sejumlah barang bukti yang dimusnahkan merupakan pelimpahan kasus dari Polres Nganjuk. Seperti senjata pistol jenis airsoft gun disita dari Parlindungan Sitorus, pelaku pemerasan dan penipuan yang mengaku sebagai wartawan. Sedangkan uang palsu diamankan dari M Misbah dan Nur Fadillah. “Semua perkara sudah diputus oleh hakim dan berkekuatan hukum tetap,” jelasnya

Puluhan barang bukti yang dimuskan diantaranya ribuan lembar uang palsu, beberapa pistol jenis airsoft gun, 41.763 butir pil dobel L, kemudian sabu seberat 2,8 gram, ganja 1,35 gram serta ribuan liter arak jawa.

Perihal penyalahgunaan Narkoba I Wayan Sumadana mengatakan, penyalahgunaan Narkoba di wilayah Nganjuk cenderung mengalami kenaikan. Terbukti dalam 3 bulan terakhir, sedikitnya 53 kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang ditangani oleh Kejaksaan.

Dari 53 kasus tersebut 46 kasus merupakan penyalahgunaan obat-obatan jenis pil dobel L dengan barang bukti mencapai 41.763 butir. Kemudian 2 kasus adalah pengedar ganja dengan barang bukti 1,35 gram. Kemudian untuk kasus psikotropika jenis sabu sabu ada 3 kasus dan barang bukti yang berhasil disita 2,8 gram. “Untuk barang bukti jenis obat-obatan terlarang kami sita dari 53 kasus yang telah dijatuhi vonis oleh hakim,” papar  I Wayang Sumadana.(jati/zay)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/06/MUSNAH-BARANG-BUKTI-1-1.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/06/MUSNAH-BARANG-BUKTI-1-1-150x150.jpgRedaksiHukum KriminalBarang bukti,dimusnahkan,kejari,nganjuk
ADAKITANEWS, Nganjuk - Puluhan barang bukti dari berbagai tindak pidana, pada Rabu (24/6) dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk. Pemusnahan barang bukti tersebut karena kasus yang bersangkutan sudah berketetapan hukum tetap (Inkrah). Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk, I Wayan Sumadana menerangkan sejumlah barang bukti yang dimusnahkan merupakan pelimpahan kasus dari Polres...