ADAKITANEWS, Kota Kediri – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Kediri akhirnya bergeser mendukung pasangan petahana, Abdullah Abu Bakar dan Lilik Muhibbah. Pergeseran dukungan itu ditegaskan Ketua DPC PDIP Kota Kediri, Gus Sunoto saat dikonfirmasi awak media di rumahnya, Senin (08/01).

Gus Sunoto mengatakan, dukungan terhadap pasangan petahana, Mas Abu – Ning Lik diberikan lantaran pihaknya tidak puas dengan calon sebelumnya, yakni mantan Walikota Kediri, dr Samsul Ashar. “Pak Samsul kami nilai tidak memiliki komitmen untuk maju dalam Pilkada 2018 ini. Akhirnya kami memilih untuk mendukung pasangan incumbent (petahana), Mas Abu dan Ning Lik,” katanya.

Gus Sunoto menuturkan, kekecewaan DPC PDIP terhadap Walikota Kediri periode 2009-2014 tersebut semakin dirasakan ketika ia dianggap selalu mengobral janji dan kerap tidak komitmen dengan pasangan lainnya. “Saya tidak mau kalau gonta-ganti (pasangan,red) begitu,” tambahnya.

Atas pertimbangan tersebut, Gus Sunoto kemudian melakukan koordinasi dengan internal PDIP dan memutuskan untuk tidak melanjutkan mengusung dr Samsul Ashar dalam Pilkada 2018 mendatang.

Terkait dukungan terhadap pasangan petahana, Gus Sunoto menyampaikan bahwa DPP PDIP juga telah mempersiapkan surat dukungannya. Dan rencananya, surat tersebut pada Selasa (09/01) besok akan diambil dan bisa diserahkan kepada pasangan Mas Abu – Ning Lik.

Sementara saat ditanya apakah masih ada kemungkinan bahwa dukungan PDIP masih akan berubah, mengingat waktu pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota masih dua hari lagi, Gus Sunoto dengan tegas menyatakan bahwa dukungan partainya sudah final.

“Kalau untuk PDIP sudah mutlak mendukung pasangan incumbent, Mas Abu dan Ning Lik. Tidak akan berubah,” imbuhnya.

Terpisah ketika Tim Adakitanews.com mencoba mengklarifikasi terkait tidak jadinya rekom PDIP jatuh ke tangan Samsul Ashar, yang bersangkutan masih belum bisa dihubungi. Nomor ponsel Samsul Ashar yang saat ini dimiliki wartawan Adakitanews.com juga terdengar nada tidak aktif.

Untuk diketahui, selama menjelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri, telah ada beberapa nama yang mendaftarkan diri ke partai berlambang banteng moncong putih ini. Diantaranya pengusaha asal Nganjuk, Fatmawati, anggota DPRD Kota Kediri dari Partai Golkar, Sudjono Teguh Wijaya, Jono Junaedi, serta terakhir adalah pasangan yang sempat dikabarkan menjadi calon yang diusung PDIP yakni mantan Walikota Kediri, dr Samsul Ashar dan Adi Suwono.(kur)

Keterangan gambar: Pasangan petahana, Abdullah Abu Bakar dan Hj Lilik Muhibbah saat menerima berkas penerimaan pendaftaran di kantor KPU Kota Kediri.(foto: kurniawan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/080118-kur-kediri-petahana-1-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/080118-kur-kediri-petahana-1-150x150.jpgREDAKSIPolitikadakitanews,Berita,kediri,pdip,petahana,pilwali
ADAKITANEWS, Kota Kediri – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Kediri akhirnya bergeser mendukung pasangan petahana, Abdullah Abu Bakar dan Lilik Muhibbah. Pergeseran dukungan itu ditegaskan Ketua DPC PDIP Kota Kediri, Gus Sunoto saat dikonfirmasi awak media di rumahnya, Senin (08/01). Gus Sunoto mengatakan, dukungan terhadap...