Tekad Becak Motor Dapatkan Legalitas dari Negara

1053

imagesADAKITANEWS, Kediri – Kepalang tanggung, masyarakat sudah tahu jika becak motor (Caktor) itu ada. Bukan hanya ada, tapi kebanyakan dari mereka sudah memanfaatkannya, baik sekedar mengantar bepergian jarak dekat maupun membawakan barang dagangan.

Ya, Caktor bagaikan jamur dimusim penghujan yang tiada habisnya bermunculan.

Keberadaan Caktor tidak bisa dipungkiri lagi sudah menjadi komoditas baik di Kota-Kota besar maupun pedesaan. Di Kediri, Caktor atau bentor atau caksin ikut menghiasi keramaian serta kemacetan yang sering terjadi menjelang petang di jalanan Kota Kediri.

Tidak heran, jika keberadaanya sempat dilarang karena dianggap membahayakan dan tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan bermotor.

Paguyuban Caktor/ becak mesin (Caksin) ‘Roda Kehidupan’ Kabupaten Kediri bertekad mendapatkan pengakuan dari negara. Tidak untuk dihilangkan, tapi diakui dan dilindungi oleh Undang-Undang Negara.

“Sekarang ini, kita sedang memperjuangkan legalitas kawan-kawan becak motor ke pusat oleh pendamping. Surat dari wadah kita ke Presiden Jokowi sudah direspon dan diteruskan ke Menhub untuk dipelajari. Jadi, kita disuruh menunggu jawaban untuk diundang ke Jakarta,” kata Yeti Nurhayati, pendiri sekaligus pembina paguyuban Caktor Kabupaten Kediri.

Keinginan kuat untuk diakui, diwujudkan dengan koordinasi secara intensif dengan Caktor ditingkat Nasional. Bahkan, informasi respon positif dari Presiden ini mereka dapatkan saat dalam acara pertemuan antara pengurus caktor Kediri dengan para pendamping tingkat nasional di rumah Yeti, Plemahan Kabupaten Kediri.

“Di tingkat Nasional ini, kepengurusannya lintas daerah. Kita punya pendamping para aktivis yang punya latar belakang advokat. Wadah tersebut kedudukannya di Yogyakarta. Temen-temen pengurus dari becak kurang lebih 100 orang bersedia didampingi mereka, setelah saya pergi ke Jakarta,” urai Yeti Nurhayati.

Yeti menceritakan pada acara tersebut, sekaligus ada serah terima mandat dari paguyuban Kediri ke tingkat nasional dengan wadah bernama Front Persatuan Nasional Perjuangan Becak Bermotor Indonesia. Selain itu, dalam pertemuan juga ada presentasi dari pendamping perjuangan di daerah lain serta pemutaran film menggunakan proyektor yang menggambarkan aksi-aksi yang sudah dilakukan tingkat Nasional.

“Tujuannya, agar pengurus becak bisa mengtahuinya dan menambah semangat mereka untuk memperjuangkan Caktor,” ujarnya.(zay)

Keterangan Gambar : bentuk caksin, caktor atau bentor, becak bermesin motor. Legenda-unik.blogspot.com