Terekam CCTV Saat Mencuri, Ibu Rumah Tangga Ditangkap

732

ADAKITANEWS, Blitar – Aksi pencurian seorang ibu rumah tangga di sebuah toko baju di Jalan Kusuma Bangas Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar akhirnya terbongkar setelah terekam CCTV.

Pelaku bahkan diketahui sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian pakaian. Dan aksinya yang terakhir, terekam CCTV toko sehingga pemilik toko yang sering kehilangan sejumlah pakaian itu berinisiatif melaporkannya ke Polsek Kanigoro.

Kapolsek Kanigoro, AKP Purdiyanto mengatakan, dalam pemeriksaan ternyata aksi pelaku ini sudah dilakukan tiga kali. Modusnya pelaku melihat-lihat koleksi baju. Namun begitu penjaga toko lengah, pelaku masukkan beberapa baju ke dalam celananya. Setelah itu pergi begitu saja meninggalkan toko dengan naik sepeda motor.

“Setelah ada kesempatan pelaku karena keterbatasan penjaga toko pelaku mengambil empat potong pakaian dan dimasukkan ke dalam baju,” ungkap AKP Purdiyanto, Senin (29/01).

Setelah dilakukan penyelidikan, lanjut AKP Purdiyanto, Polsek Kanigoro berhasil mengantongi identitas pelaku. Pelaku diketahui berinisial HR, 44, warga Desa Kalipucung Sanankulon Kabupaten Blitar.

Identitas pelaku berhasil diketahui dari seragam sekolah yang digunakan anaknya yang masih berusia 5 tahun, saat diajak ke toko pakaian untuk melakukan aksi pencurian tersebut. “Dari seragam anaknya kami berhasil mengetahui identitasnya,” jelas AKP Purdiyanto.

Dalam penyelidikan terungkap, motif pelaku mencuri baju adalah untuk dipakai sendiri. Karena penghasilan suami kedua pelaku yang berprofesi sebagai tukang batu tidak cukup untuk berbelanja pakaian. Padahal sebelumnya saat pelaku masih terikat hubungan pernikahan dengan suami pertamanya yang berprofesi sebagai pengusaha, gaya hidupnya terbilang cukup mewah.

“Mungkin karena sudah terbiasa hidup mewah sehingga nekat mengambil baju-baju tersebut,” ungkap AKP Purdiyanto.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah pelaku, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Diantaranya lima buah pakaian yang masih ada label tokonya.

Sementara dari pengakuan pelaku, aksi itu sudah dilakukan sebanyak dua kali di toko yang sama. Ia mengakui semua baju yang dicuri adalah untuk dipakai sendiri. “Dua kali yang pertama saya lupa kapan, yang kedua hari Sabtu 20 Januari lalu,” ungkap HR saat berada di Polsek Kanigoro.

Akibat perbuatannya, polisi menerapkan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Namun, selama proses penyelidikan pelaku tidak ditahan, karena masih mempunyai anak balita yang butuh perawatan ibunya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Kapolsek Kanigoro, AKP Purdiyanto saat menunjukkan barang bukti.(ist)