Terlilit Hutang, Tabrakan Diri Ke KA

1344

Tabrakan KA

ADAKITANEWS, Madiun – Diduga gara-gara terbelit hutang rentenir (bank titil), Ny Lasmi (60) warga RT 07/RW 02, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, nekat akhiri hidupnya dengan cara tragis. Perempuan bekerja dengan membuka warung di sekitar rumahnya ini, diduga bunuh diri dengan menabrakkan diri ke Kerata Api (KA) melintas di perlintasan KA tidak berpalang pintu di Desa/Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun.

Kematian korban itu, kali pertama diketahui petugas langsir melaporkan ke Sertu Kaswanto. Lalu, dilanjutkan ke petugas piket Polsek Wonoasri, disusul petugas Puskesmas dan Polsek Wonoasri datang ke lokasi untuk mengotopsi luar jenazah korban alami patah tulang di tangan tangan.

Meski kondisi jenazah masih utuh dengan luka di kepala, akan tetapi disinyalir korban berjalan di perlintasan KA itu dan ditabrak KA melintas dari arah Madiun menuju Surabaya. Belum diketahui KA melindas wanita tua itu, sebab sejumlah saksi tidak tahu pasti.

“Korban belakangan terhimpit masalah ekonomi karena terbelit hutang bank titil. Informasinya, belum lama ini menjual rumahnya  digunakan usaha warung tanpa sepengetahuan suaminya untuk menutup hutangnya,” jelas Suwito salah seorang tetangga korban.

Kendati awalnya, korban tak diketahui identitasnya, tetangga korban, Suroto mengenali korban. Korban sebelumnya naik sepeda diketahui berada di jarak sekitar 1 kilometer dari lokasi ditemukannya korban.

Sementara itu,  Kapolsek Wonoasri, AKP Soediyono memastikan jika korban memiliki masalah ekonomi yiatu terhimpit masalah hutang piutang ke bank titil. Informasi terakhir dari keluarga dan tetangga sekitar rumah, korban baru menjual rumah yang ditempatinya ke orang lain tanpa sepengetahuan suaminya yang sudah dalam kondisi sakit-sakitan.

“Dugaan sementara berdasarkan informasi yang didapat dari warga sekitar dan keluarga, korban terhimpit masalah ekonomi hingga menjual rumah yang di tempati ke orang lain. Masalahnya karena bingung tagihan bank titil. Sebelum ditemukan tertabrak KA itu, korban sudah keluar dari rumahnya sejak kemarin menggunakan sepeda onthel. Bahkan dini hari sempat bertemu dengan Pak Suroto sebelum ditemukan meninggal ini,” tegasnya.

Ia menyatakan masih menyelidiki penyebab utama kematian korban, sekitar jenazah korban tak ditemukan tanda lain selain luka akibat tertabrak KA itu. “Kalau sepeda korban sudah ditemukan warga di tempat berbeda dari lokasi penemuan jenazah korban,” ujarnya lagi. (UK).

Keterangan Gambar : Jasad Lasmi tengah dimasukan dalam kantung mayat, selanjutnya dievkauasi, korban diduga bunuh diri dengan cara mdnabrakan diri ke kereta api.