ADAKITANEWS, Sidoarjo – Kusmaidin alias Kentang, 41, residivis kasus pencurian asal Desa Gemurung Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo terpaksa kembali berurusan dengan aparat kepolisian dengan kasus yang sama.

Kali ini tersangka yang berprofesi sebagai sopir pribadi itu diamankan anggota Unit Pidana Umum Satreskrim Polresta Sidoarjo karena terbukti mencuri uang mata uang tunai milik majikannya berinisial IHW, yang merupakan seorang pengusaha.‎

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muh Harris menjelaskan, kejadian bermula saat korban sedang berkunjung ke Lapas Kelas 2A Sidoarjo, dan meninggalkan tasnya di jok depan mobil.

“Pelaku yang sempat melihat isi tas tersebut, tak kuasa dan akhirnya diambillah uang asing Dolar Amerika sebanyak USD 1.000 dan uang tunai rupiah sebanyak Rp 3 juta,” ungkap Kompol Harris saat pers rilis di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (10/04).‎

Setelah berhasil mengambil uang majikannya, lanjut Kompol Harris, tersangka kabur menaiki mikrolet ke rumah adiknya di wilayah Krian. Hasil penukaran uang dolar menjadi rupiah, totalnya Rp 135 juta dan oleh pelaku digunakan untuk membayar utang dan membeli sepeda motor.

“Hasil pencurian tersebut juga dibagi-bagikan ke adiknya untuk bayar utang juga,” papar Kompol Harris.

Dari hasil penyelidikan, Kusmaidin bisa membayar utangnya yang mencapai sekitar Rp 90 juta. Setelah ditangkap, uang hasil curian tersebut hanya tersisa Rp 20 juta dan kini sudah diamankan polisi sebagai barang bukti. ‎”Tersangka ini utangnya banyak dimana-mana. Ditotal sekitar Rp 90 jutaan hampir seratus juta,” kata Kompol Harris.

Diketahui sebelumnya, pelaku pernah dipenjara dua kali dengan kasus yang sama yakni dengan vonis hukuman penjara enam bulan pada tahun 2013 lalu, dan kedua divonis penjara selama tiga bulan pada tahun 2017, yang ditangkap oleh Polrestabes Surabaya.

“Sebelumnya pelaku dipenjara juga dengan modus yang sama yakni menjadi sopir. Yang pertama mencuri laptop di perusahaan tempat dia bekerja, dan yang kedua uang tunai sebesar Rp 23 juta dari tas majikannya saat ditinggal di mobil juga dan sama menjadi sopir pribadi saat itu,” paparnya.

Kepada wartawan, selain dibuat bayar utang, pelaku mengaku bahwa uang hasil curiannya selama ini juga dipakai untuk bermain judi di daerah Pandaan Tretes. “Buat judi juga, di Tretes,” akunya.

Atas perbuatannya, pelaku diancam pasal 363 KUHP subsider pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun penjara.(sid3)

Keterangan gambar : Kusmaidin alias Kentang beserta barang bukti hasil pencurian.(foto : andri santoso)‎

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/100418-sid3-sidoarjo-pencuri.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/100418-sid3-sidoarjo-pencuri-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,pencurian,sidoarjo,sopir
ADAKITANEWS, Sidoarjo - Kusmaidin alias Kentang, 41, residivis kasus pencurian asal Desa Gemurung Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo terpaksa kembali berurusan dengan aparat kepolisian dengan kasus yang sama. Kali ini tersangka yang berprofesi sebagai sopir pribadi itu diamankan anggota Unit Pidana Umum Satreskrim Polresta Sidoarjo karena terbukti mencuri uang mata uang...