Taman-4

ADAKITANEWS, Madiun – Terpidana narkoba Tri Joko Kuncoro alias Kojek,37, tengah menjalani tahanan rumah, tanpa alasan jelas atau membabi buta hamburkan tembakan Air Gun kepada tukang parkir di parkiran belakang Pasar Besar Kota Madiun (PBKM), Kamis, (2/7)  sekitar pukul 20.30 wib.

Akibat tembakan itu, seorang tukang parkir mengalami luka tembak kaki kiri dan harus mengalami perawatan di RSUD Sogaten Kota Madiun. Sedangkan, pelaku langsung ditangkap petugas Polsekta Taman untuk menjalani tes urine guna mengetahui memakai narkoba atau tidak. Ternyata, hasil tes urine pelaku dinyatakan positif mengandung narkoba.

“Tanpa alasan sebab mendadak terjadi pertengkaran pelaku dengan sejumlah tukang parkir. Sejurus itu pelaku dari balik jaketnya mengeluarkan sepucuk senjata seperti senjata api  (senpi) dan mengeluarkan tembakan beberapa kali ke arah lurus dan bawah. Saat menghamburkan tembakan, pelaku sempat dipegangi anak parkir lain,” jelas Yuda.

Selanjutnya, pelaku diminta meninggalkan lokasi parkir. Tidak lama berselang Panji Haryo Mukti, 37, warga Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, kaki kirinya mengalami sakit dan mengeluarkan darah. Mengetahui kejadian itu, sesama tukang parkir mengantar korban ke RSUD Sogaten. Korban mengalami luka akibat tembakan di bagian punggung kaki kiri.

Kojek, 37, warga Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun dan Ketua Lembaga Masyarakat (LSM) Front Pemuda Kerakyatan Madiun (FPRM), pernah tersandung kasus sebagai pengedar narkoba. Kojek divonis 6 tahun penjara. Istimewanya, ketua majelis hakim dalam kasus ini mengalihkan status tahanan terdakwa Kojek dari tahanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) menjadi tahanan rumah.

Penetapan pengalihan penahanan itu tertuang dalam surat Penetapan Nomor 254/Pid.Sus/2014/PN Mad tertanggal 9 Maret 2015, yang ditandatangani ketua majelis hakim, D.G.Rai A.Prayajana. Untuk diketahui, Tri Joko Kuncoro, warga Jalan Walet Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur ditangkap Sat Reskoba Polres Madiun Kota, 4 Oktober 2014 lalu.

Terpisah, Kapolsekta Taman Kompol Burhanuddin membenarkan tengah memeriksa pelaku penembakan terhadap tukang parkir di PBKM. “Pelaku memakai senjata Air Gun kaliber 4.5 mm milik orang lain. Kami masih mencari pemilik Air Gun itu. Kami juga masih meminta keterangan sejumlah saksi. Sedangkan pelaku menolak jalani pemeriksaan dengan dalih minta didampingi pengacara,” ujarnya.

Hal lain, pelaku sempat menjalani tes narkoba oleh Dokkes Polres Madiun Kota,  hasilnya urine pelaku dinyatakan  positif mengandung unsur narkoba. Hingga berita ini diturunkan, Jum’at (3/7) sekitar pukul 01.00 pelaku masih dimintai keterangan dengan didampingi seorang pengacara. (UK)

Keterangan foto : Kapolsekta Taman Kompol Burhanuddin tengah memberikan pernyataan kepada wartawan, seputar tertangkapnya terpidana narkoba dan pentolan salah satu LSM di Kota Madiun dalam kasus penembakan Air Gun di parkiran belakang Pasar Besar Kota Madiun (PBKM).

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/Taman-4.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/Taman-4-150x150.jpgRedaksiHukum Kriminalmadiun,napi,penembakan
ADAKITANEWS, Madiun - Terpidana narkoba Tri Joko Kuncoro alias Kojek,37, tengah menjalani tahanan rumah, tanpa alasan jelas atau membabi buta hamburkan tembakan Air Gun kepada tukang parkir di parkiran belakang Pasar Besar Kota Madiun (PBKM), Kamis, (2/7)  sekitar pukul 20.30 wib. Akibat tembakan itu, seorang tukang parkir mengalami luka tembak...