amplop@dakitanews Kota Kediri – Nasib apes dialami Anis Sholikhah,45, warga Dusun Balong Desa Gogorante RT/RW 35/08 Kecamatan Ngasem, alih-alih ingin mendapatkan hadiah uang senilai Rp 150 juta, dari cek yang ditemukan di dalam amplop. Uang korban justru raib hampir Rp 10juta. Kini kasusnya masih ditangani Polres Kediri Kota

Kejadian tersebut bermula , Senin (6/10), sekitar pukul 06.00 Wib, korban mendapatkan amplop berisi cek hadiah uang senilai Rp 150 juta di depan rumah. Merasa beruntung, korban langsung menghubungi nomor telepon yang tertera di amplop. Selanjutnya korban mendapatkan beberapa petunjuk, salah satunya dengan menstransfer uang sebagai pajak.

Sekitar pukul 08.05 Wib korban langsung pergi ke ATM Bank Jatim di Jalan Brawijaya Kota Kediri bersama dengan Ina Nurhayati,20, saksi yang sekaligus anak korban. Korban yang melakukan terus komunikasi via telepon dengan pelaku, disuruh mentransfer sejumlah uang dengan besaran yang berbeda-beda.

Dengan dalih pajak dari hadiah, korban mulanya mentransfer uang ke nomor rekening Atas Nama (A. N. – Red) Asep Kurniawan senilai Rp 4,5juta. Setelah mentransfer uang tersebut, korban kembali disuruh mentransfer uang senilai Rp 5,4juta lebih untuk keperluan administrasi. Transfer dilakukan korban dua kali dengan total keseluruhan uang Rp 9.990.954,- dengan nama rekening yang sama.

Tak disangka, hadiah yang dijanjikan setelah korban mentransfer nominal uang tersebut, ternyata hanyalah modus yang digunakan pelaku untuk menipu korban. Uang senilai hampir Rp 10juta tersebut raib tertipu.

Kasat Reskrim Polresta Kediri melalui KBO Iptu Pino Ary, mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus penipuan ini.” tutur Iptu Pino Ary.

Selain itu, Reskrim Polresta Kediri juga menghimbau kepada masyarakat Kediri, agar selalu berhati-hati jika mendapatkan kupon, amplop, maupun penberitahuan hadiah apapun. “Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati jika mendapatkan pemberitahuan hadiah dalam bentuk apapun. Seperti halnya yang dialami Anis, tertipu dalam bentuk amplop berisi cek. Selain itu banyak modus yang dilakukan oleh pelaku penipuan, bisa lewat sms, kupon, surat, maupun via telefon. Masyarakat harus cermat dan tanggap.” pungkas Iptu Pino Ary. (Ega)

Keterangan Gambar : Amplop yang diamankan sebagai barang bukti

RedaksiHukum Kriminalpenipuan berhadiah
@dakitanews Kota Kediri - Nasib apes dialami Anis Sholikhah,45, warga Dusun Balong Desa Gogorante RT/RW 35/08 Kecamatan Ngasem, alih-alih ingin mendapatkan hadiah uang senilai Rp 150 juta, dari cek yang ditemukan di dalam amplop. Uang korban justru raib hampir Rp 10juta. Kini kasusnya masih ditangani Polres Kediri Kota Kejadian tersebut...