Tidak Terima PSKS, Penjaga Makam Makan Nasi Aking

699

ADAKITANEWSPENJAGA MAKAM 2PENJAGA MAKAM 4, Nganjuk – Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) belum tepat sasaran. Pasalnya, Tukirah,56, nenek penjaga makam yang setiap hari hanya makan nasi aking ini tidak pernah mendapatkan bantuan dana tersebut.

Tukirah, warga Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk pasrah dengan keadilan yang tidak berpihak padanya. Pasalnya, selain tidak pernah mendapatkan dana PSKS, janda tua ini juga tidak pernah mendapatkan Raskin.

“Saya sudah terbiasa hidup susah, sampai makan karak (nasi aking-red) Setiap hari sudah biasa” tuturnya.

Tukirah mengaku jika penghasilan dari penjaga makam ini tidak cukup untuk membeli beras. Bahkan, untuk memakan nasipun nenek ini harus menunggu ada orang yang memberinya.

“Iya setiap hari tidak pasti yang saya dapatkan, kadang dapat dua ribu kalau lagi beruntung ya kadang sepuluh ribu” tuturnya.

Nenek ini juga mengaku jika sering mengeringkan nasi pemberian orang untuk dimakan esoknya.
“Kalau hari ini tidak habis, nasinya saya keringkan buat makan besuk. Kalau tidak begitu, besuk saya makan apa” ucapnya.

Walapun tidak mendapatkan keadilan, Tukirah tetap tabah dan iklas menjalani hidupnya, “Ya besyukur saja rejekinya segini” tuturnya.

Rumah tukirah berada didepan tempat pemakaman ini tetap berharap kepada Pemerintah agar memberinya dana PSKS untuk menyambung hidupnya. Namun pada kenyataannya, hingga kini impian untuk mendapatkan PSKS belum juga terwujud.

“Saya sudah berkali-kali daftar ke pak RT, tetapi tetap saja tidak dapat bagian, apa saya tidak diakui menjadi warga siini,” pungkas nenek Tukirah.(Jati)