Tiga Santri Tenggelam saat Cuci Daging Kurban di Sungai Brantas

1406

ADAKITANEWS Jombang – Tiga orang santri dilaporkan tenggelam di sungai Brantas Desa Pojokrejo, Kesamben, Jombang, Senin (12/09) siang. Peristiwa itu terjadi setelah ketiganya bersama belasan santri lainya berniat mencuci jerohan atau organ dalam daging kurban yang disembelih di Pesantren Al Falah, tempat mereka mondok.

Pengasuh Pesantren Al Falah, Miftahul Huda mengatakan tahun ini pihaknya menyembelih kambing 12 ekor dan sapi 2 ekor. Awalnya, acara berlangsung lancar. Kejadian nahas itu sendiri bermula saat 14 orang santrinya mencuci jerohan ke sungai. Setelah beres, tujuh santri kembali ke pesantren, sedangkan sisanya masih berada di sungai untuk mandi.

Saat itulah, salah satu santri yang bernama Burhan, 19, tiba-tiba berusaha meminta tolong kepada rekan-rekanya kemudian langsung tenggelam. Mengetahui hal itu, dua santri lainnya yang bernama Adi Tri Cahyono Hidayat, 18, dan Ardi, 19, berusaha menolong, namun mereka juga ikut tenggelam.

Tidak hanya itu, dua santri lain juga nyaris tenggelam, namun berhasil diselamatkan oleh teman-temannya. Saat ini, keduanya masih dirawat di Puskesmas Kecamatan Kesamben.

“14 anak tadi yang melaksanakan kegiatan itu sudah selesai. Tahu-tahu ada yang ingin mandi yang namanya Burhan itu terus ditolong oleh Adi dan Ardi,” kata Miftahul Huda.

Hingga berita ini diturunkan, ketiga santri yang tenggelam masih belum ditemukan. Sejumlah petugas dari Kepolisian dan Tim SAR masih berusaha mencari keberadaan ketiga santri nahas tersebut.(Tari/Jati)

Keterangan gambar: Tim SAR tengah mencari tiga santri Pondok Pesantren Al falah, Desa Pojokrejo, Kesamben, Jombang, yang tenggelam di sungai Brantas.