P_20141010_113722@dakitanews Kediri – Berdalih terhimpit hutang, seorang supervisor perusahaan perdagangan beserta empat orang salenekat membuat surat order palsu. Dari hasil tindak kejahatan yang dilakukanya, kelima pelaku berhasil membobol uangvperusahaan senilai Rp. 1,5 milyar. Kini kelina pelaku harus meringkuk dibalik jeruji besi sel tahanan Polres Kediri untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Aksi nekat itu dilakukan Dwi setyo C, 40, yang menhabat sebagai supervisor CV. Bintang Jaya, asal warga Datengan, Kecamatan Grogol dan keempat salesnya, yakni, Yudi santoso, 35, warga Dusun Kunir, Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Dendrik S, 33, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren,  Inami Afif, 32, Desa Bawang, Kecamatan Pesantren, Agustinus P, 33, jln Patimura kelurahan Setono Pande, Kecamatan kota Kediri.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, penangkapan ke lima pelaku ini bermula saat pemilik order barang yakni Hanafi Rahardja,47, warga Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya datang ke CV. Bintang Jaya di Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Hanafi datang untuk mengontrol salah satu jenis barang yang dipasarkanya, yakni oli.

Korban yang melakukan pengecekan terhadap pembukuanCV. tersebut menemukan kejanggalan. Order barang jenis oli di bulan Juni hingga September ternyata begitu besar, dalam pembukuan twrnyata tidak di twmukan. Kecurigaan itu yang kemudian membuat korban akhirnya melakukan audit secara keseluruhan. Al hasil, korban menemukan banyak kejanggalan dalam sistemorder barang yang dilakukan pelaku.

Saat ditanya, Dwi yang sebagai supervisor ini mengaku telah membikin orderan palsu. Dia menyatakan, melakukan kejahatannya bersama 4 anak buahnya yakni sales. Korban melapor ke Polres Kediri. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung meringkus ke lima pelaku tersebut.

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Indono Heroe Joedo menuturkan, ke lima pelaku saat ini masih dalam penyidikan untuk mengembangkan kasusnya. ” Saat ini ke lima pelaku masih kita mintai keterangan. Ke lima pelaku telah melanggar kasus penggelapan dalam jabatan, ‘ tutur Kasubag Humas.(gar)

Keterangan Gambar : Kelima pelaku penipuan saat diamankan di Mapolres Kediri.

RedaksiHukum Kriminalpenipuan
@dakitanews Kediri - Berdalih terhimpit hutang, seorang supervisor perusahaan perdagangan beserta empat orang salenekat membuat surat order palsu. Dari hasil tindak kejahatan yang dilakukanya, kelima pelaku berhasil membobol uangvperusahaan senilai Rp. 1,5 milyar. Kini kelina pelaku harus meringkuk dibalik jeruji besi sel tahanan Polres Kediri untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Aksi nekat...