ADAKITANEWS, Sidoarjo – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 tahun 2018 diresmikan dan dipusatkan di Dusun Penatar Sewu Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, Rabu (04/04). Dalam program ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga ikut mengucurkan dana Rp 2,7 miliar, untuk 6 program pembangunan fisik dan non fisik.

Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifudin mengatakan, program TMMD bertemakan TNI Manunggal Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa kali ini, merupakan salah satu sumber inspirasi yang dapat membangkitkan motivasi, inovasi, dan semangat masyarakat untuk mempercepat pembangunan Desa tertinggal.

Cak Nur, panggilan akrab Wabup Sidoarjo menegaskan, anggaran sebesar Rp 27 miliar tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pemeliharaan sarana air bersih, pembangunan saluran pemukiman, serta pembangunan 27 unit jamban sehat di wilayah Desa tersebut.

“TMMD merupakan program kerjasama yang terpadu dan berkelanjutan diantara TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah, serta mensinergikan dengan visi, misi target dan sasaran untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya di Desa Penatar Sewu ini,” tutur Cak Nur saat memberikan sambutan sebagai Inspektur Upacara.

Cak Nur menambahkan, selain pembangunan fisik, dalam pelaksanaan program non fisik nantinya para prajurit TNI juga akan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satunya dengan memberikan layanan kesehatan, pengobatan massal, hingga pemeriksaan mata gratis untuk deteksi dini katarak di Balai Desa Penatarsewu.

“Hal ini, diharapkan dapat mencapai hasil yang optimal, sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan,” tambah Cak Nur.

Hal senada juga disampaikan oleh Komandan Kodim 0816/Sidoarjo yang juga selaku Dan Satgas TMMD ke-101 tahun 2018, Letkol Inf Fadli Mulyono, S I P. Selama berlangsungnya program tersebut, dirinya mengimbau kepada seluruh satgas TMMD yang terlibat antara lain dari Kodim 0816/Sidoarjo, Yon Arhanud-8, Yon Pasmar-1, Zipur-5, Tim Nis Dim, Polresta Sidoarjo, Pemda Sidoarjo, FKPPI Sidoarjo, mahasiswa, dan masyarakat, untuk terus menerima pendapat dari warga di lokasi TMMD.

Letkol Inf Fadli juga menegaskan, TMMD merupakan program dari TNI dalam rangka mewujudkan Ruang Juang, Alat Juang dan Kondisi Juang guna menciptakan Kemanunggalan TNI – Rakyat dalam membantu Program Pemerintah Daerah, menciptakan kesejahteraan masyarakat desa melalui pembangunan baik fisik maupun non fisik.

“Selama berlangsungnya program itu, satgas harus bersikap ikhlas, dan terus mengedepankan kepentingan rakyat, khususnya kepada warga di lokasi TMMD. Langkah itu, nantinya juga didukung oleh pemerintah desa juga instansi setempat,” tutupnya.(sid3)

Keterangan gambar : Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifudin saat menandatangani program TMMD ke-101 di Desa Penatarsewu bersama Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Fadli Mulyono.(ist)‎

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/040418-sid3-sidoarjo-tmmd-1024x579.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/040418-sid3-sidoarjo-tmmd-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,sidoarjo,Tmmd
ADAKITANEWS, Sidoarjo - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 tahun 2018 diresmikan dan dipusatkan di Dusun Penatar Sewu Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, Rabu (04/04). Dalam program ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga ikut mengucurkan dana Rp 2,7 miliar, untuk 6 program pembangunan fisik dan non fisik. ‎ Wakil Bupati Sidoarjo, H...