ADAKITANEWS, Sidoarjo – Akses jalan dari arah Krian yang akan menuju exit Tol Sidoarjo maupun menuju Kota Sidoarjo akan ditutup. Larangan itu hanya berlaku pada kendaraan berukuran tertentu saja, dan dilakukan saat pelaksanaan proyek pengerukan jalan, tepat di bawah Tol di Jalan Raya Jati.

Dalam persiapannya, tampak Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Bahrul Amig bersama beberapa petugas dari PT Jasa Marga cabang Surabaya- Gempol, konsultan perencana, dan Satlantas Polresta Sidoarjo melakukan survei di lokasi, Jumat (13/04) siang.

Mereka datang untuk melakukan perencanaan mengatasi terjadinya benturan kendaraan dengan girder tol. Yakni dengan melakukan pengerukan pada jalan raya, agar jarak antara jalan dengan girder tol semakin tinggi.

Bahrul Amig menjelaskan bahwa rencana pengerukan dan juga pelebaran jalan yang sedang berlangsung tersebut adalah merupakan sebagian dari program penataan lingkungan oleh Dishub Sidoarjo. “Proyek ini adalah untuk menambah jarak antara jalan dengan Tol agar tidak terlalu ngepres yang sering terjadi kepada kendaraan besar membentur girder tol. Rencananya kita akan memulainya minggu depan,” tuturnya Amig kepada Tim Adakitanews.com di lokasi.

Ketinggian jalan akibat dari proses peningkatan jalan, membuat jarak antara jalan raya dengan girder tol semakin pendek. Menurut Amig, nantinya dalam pelaksanaan pekerjaannya pihaknya akan bekerjasama dengan PT Jasa Marga. “Nantinya dalam pelaksanaan proyeknya melalui Jasa Marga, dan selama proyek berlangsung akan ada pengalihan arus yang akan di atur oleh petugas Satlantas Polresta Sidoarjo,’’ ungkapnya

Sementara itu menurut konsultan dari PT Indec internusa selaku perencana, Djamal Abubakar, sasaran utama dalam rencana proyek kali ini adalah menurunkan jalan raya agar kendaraan besar dan tinggi tidak menabrak girder tol. “Agar tidak nyundul. Kalau nyundul kan rusak girder dan truknya. Jadi untuk menurunkan kita harus kasih jalan sementara untuk pengalihan arus selama proyek berlangsung nantinya,” kata Djamal.

Djamal menjelaskan, dalam pelaksanaan nantinya, sepanjang 375 meter jalan yang melintas di bawah tol akan dikeruk sedalam 30 sentimeter dan diperkirakan membutuhkan waktu selama dua bulan untuk menyelesaikannya.

Selanjutnya dalam penanganan arus kendaraan nantinya, Waka Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP I Gusti Made Merta menjelaskan, saat proyek perbaikan jalan berlangsung arus kendaraan dari arah Krian ke Sidoarjo terutama truk yang tingginya melebihi 4,1 meter akan dialihkan ke arah Sukodono maupun ke arah Kletek atau ke arah Kelopo Sepuluh Gedangan.

Untuk kendaraan dari arah Exit Tol maupun Kota Sidoarjo, tetap normatif tidak ada perubahan. Namun dilewatkan jalan baru sepanjang 150 meter. “Dalam pengalihan arus untuk kendaraan besar nantinya diharap maklum karena ada perbaikan jalan agar kendaraan tidak sundul atau menabrak girder Tol lagi nantinya,” imbaunya.(sid3)

Keterangan gambar : Gerder Tol di Jalan Jati yang rusak akibat terbentur kendaraan.(foto : andri santoso)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/130418-sid3-sidoarjo-tol-3-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/130418-sid3-sidoarjo-tol-3-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,girder tol,sidoarjo,tol
ADAKITANEWS, Sidoarjo – Akses jalan dari arah Krian yang akan menuju exit Tol Sidoarjo maupun menuju Kota Sidoarjo akan ditutup. Larangan itu hanya berlaku pada kendaraan berukuran tertentu saja, dan dilakukan saat pelaksanaan proyek pengerukan jalan, tepat di bawah Tol di Jalan Raya Jati. Dalam persiapannya, tampak Kepala Dinas Perhubungan...