Tugu PSHT Dirusak Preman, Sebelas Pemuda Diamankan

7850

IMG-20150614-02883

ADAKITANEWS, Nganjuk – Tugu Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) milik Rayon Ngadiboyo Ranting Rejoso dirusak segerombolan preman, Minggu(13/6). Namun, tugu yang berada di bawah gapura masuk Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso bukan dirusak oleh perguruan lainnya.

Menurut Kapolsek Rejoso, AKP Lilik Suharyono, pengrusakan tugu tersebut tidak ada kaitannya dengan perguruan lain. Pelaku adalah gerombolan anak-anak muda yang suka berbuat onar. “Sebelas orang pemuda yang diduga sebagai pelakunya telah kita amankan dan masih dilakukan pemeriksaan,” terang AKP Lilik.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, kejadian itu bermula saat ada arak-arakan gerombolan preman dengan mengendarai sepeda motor. Puluhan preman ini menjalankan sepeda motornya melaju dengan ugal-ugalan dari arah utara menuju ke selatan. Ketika masuk Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso, rupanya para gerombolan ini tidak suka melihat ada tugu PSHT yang berdiri megah di utara jalan di bawah gapura masuk desa.

Begitu melihat ada tugu PSHT, sekitar sebelas pemuda berandalan dengan emosi melempar tugu tersebut menggunakan batu dan batako. Akibatnya, tugu PSHT rusak pada bagian hati bersinar. Warga sekitar yang mengetahui perbuatan nekat belasan pemuda ini segera mengusirnya. Warga lainnya melapor ke Polsek Rejoso.

Mendapat laporan, petugas Polsek Rejoso bergerak cepat untuk mengejar orang yang diduga pelaku pengrusakan tugu. Tak berselang lama, akhirnya anggota gerombolan yang berjumlah sebelas orang tersebut berhasil diamankan di Mapolsek Rejoso untuk proses hukum lebih lanjut.

Lebih lanjut AKP Lilik menghimbau kepada semua pihak untuk saling menjaga diri dan jangan terpancing dengan isu yang sengaja dilemparkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. “Kami mohon PSHT bisa menahan diri, tentunya kasusnya tetap kita proses sesuai hukum yang berlaku,” himbau AKP Lilik. (Jati)