ADAKITANEWS, Blitar – Sebanyak 73 pemuda dari 34 provinsi di Indonesia berkumpul di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Blitar untuk mengikuti puncak rangkaian Kirab Pemuda Nusantara, Kamis (07/12).

Kirab Nusantara ini digelar dengan rute melewati 100 Kabupaten/Kota dan 30 titik singgah selama 72 hari. Dimulai zona utara dari pulau paling utara Indonesia yakni Pulau Mianggas, dan zona selatan dari pulau paling selatan Indonesia, Pulau Rote dan finish di Blitar.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengungkapkan perasaan haru dan bangga atas semangat Kebhinnekaan yang ditunjukkan ke-73 pemuda itu. Menurutnya, sekat dan batasan-batasan bukan halangan bagi para pemuda untuk terus bersatu demi cita-cita besar membangun Indonesia lebih baik di masa depan.

Menpora juga meminta kepada seluruh peserta Kirab Pemuda untuk menyebarkan semangat berani bersatu bila kembali ke daerahnya masing-masing. “Masa depan negara berada di tangan pemuda. Kirab ini menunjukkan bahwa bersatu dalam keberbedaan benar-benar diwujudkan. Mereka dari suku berbeda, agama berbeda, dan ras berbeda tetapi disatukan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” kata Imam pasca menutup kirab, Kamis (07/12).

Imam menuturkan, tugas pemuda adalah menjaga NKRI dan mengisinya dengan hal yang positif serta konstruktif. Menurutnya, tidak mudah menghadapi tantangan pemuda saat ini, karena akan menghadapi masa demografi. Sehingga kalau pemuda bisa mengawal dengan baik, maka bangsa Indonesia akan menjadi lebih baik.

“Sebaliknya, kalau tidak mengisi dengan hal yang produktif konstruktif dengan membangun ekonomi yang kuat, mencintai akar budaya yang hebat, maka itu akan menjadi tantangan di masa depan. Tetapi saya yakin, Presiden menggariskan untuk memberi peran penting terhadap anak muda agar mereka berlatih menjadi pemimpin sejak muda,” pungkasnya.

Sementara Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani menyampaikan, Kirab Pemuda Nusantara adalah salah satu upaya mendorong semangat kepada pemuda Indonesia untuk terus berkarya dan bersatu serta bergotong royong membangun Indonesia.

“Kedepan Kirab Pemuda Nusantara ini tidak hanya menjadi ajang ceremony, namun juga menjadi ajang bertemunya pemuda Indonesia untuk menyatukan anak-anak bangsa yang berbeda-beda. Namun mereka kembali ke akarnya yakni Indonesia,” katanya.

Masih di tempat yang sama, Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, sebelum pelaksanaan Puncak Kirab Pemuda Nusantara 2017 terdapat sejumlah acara diantaranya napak tilas di tempat-tempat bersejarah, hingga pembacaan kitab suci 6 agama yang berhasil memecahkan rekor muri dengan jumlah peserta terbanyak 11.000 pembaca.

“Selama di Blitar peserta Kirab Pemuda Nusantara melakukan berbagai kegiatan positif. Mulai dari napak tilas hingga membaca kitab suci bersama-sama,” tuturnya.

Untuk diketahui, selain dihadiri Menko PMK dan Menpora, penutupan Kirab Pemuda Nusantara 2017 juga dihadiri sejumlah Menteri, diantaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, serta Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Mahcfud Arifin.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana penutupan Kirab Nusantara 2017.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/071217-fat-blitar-kirab-pemuda-1-1-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/071217-fat-blitar-kirab-pemuda-1-1-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,blitar,kirab pemuda 2017
ADAKITANEWS, Blitar - Sebanyak 73 pemuda dari 34 provinsi di Indonesia berkumpul di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Blitar untuk mengikuti puncak rangkaian Kirab Pemuda Nusantara, Kamis (07/12). Kirab Nusantara ini digelar dengan rute melewati 100 Kabupaten/Kota dan 30 titik singgah selama 72 hari. Dimulai zona utara dari pulau paling utara...