ADAKITANEWS, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung akhirnya memberlakukan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp 1.671.035,77. Pemberlakuan UMK tersebut sesuai dengan usulan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung, kepada Gubernur Jawa Timur.

“Penetapan Upah Minimum Kabupaten di Tulungagung, jumlahnya sama dengan yang kita usulkan kepada Gubernur, yaitu Rp 1.671.035,77,” kata Kepala Disnakertrans, Yumar, Rabu (06/12).

Lanjut Yumar, ketentuan UMK itu harus dipatuhi oleh perusahaan yang ada di Tulungagung, karena sudah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 75 tahun 2017 tentang Upah Minimum Kabupaten atau Kota di Jawa Timur tahun 2018.

“Kita sudah melakukan sosialisasi terkait perubahan UMK untuk Tulungagung ini kepada perusahaan di Tulungagung. Data kita tercatat setidaknya di Tulungagung ada sekitar 583 perusahaan,” katanya.

Besaran UMK yang akan diberlakukan mulai bulan Januari tahun 2018 ini mengalami kenaikan kisaran Rp 133 ribu dari sebelumnya. Besaran kenaikan UMK di Tulungagung hingga 8,7 persen dari UMK tahun ini yang sebesar Rp 1.537.150, dianggap sudah sesuai dengan PP Nomor 78/2015 yang mengatur urusan pengupahan.

“Ini harus dipatuhi oleh perusahaan. Jika ada perusahaan yang merasa keberatan, ada mekanismenya. Untuk perusahaan yang tidak mampu memenuhi UMK, bisa mengajukan keberatan kepada Gubernur Jatim,” ujar Yumar.

Namun, ungkap Yumar, sampai sejauh ini belum ada perusahaan yang mengajukan keberatan terkait kenaikan UMK. Kalau tahun lalu ada perusahaan yang mengajukan keberatan atas besaran UMK, namun jumlahnya tidak banyak, rata-rata perusahaan kecil yang kondisi keuangan belum stabil.(ta1)

Keterangan gambar : Karyawan di salah satu perusahaan rokok.(foto : acta cahyono)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/061217-ta1-tulungagung-umk.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/061217-ta1-tulungagung-umk-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,Tulungagung,UMK
ADAKITANEWS, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung akhirnya memberlakukan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp 1.671.035,77. Pemberlakuan UMK tersebut sesuai dengan usulan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung, kepada Gubernur Jawa Timur. “Penetapan Upah Minimum Kabupaten di Tulungagung, jumlahnya sama dengan yang kita usulkan kepada Gubernur, yaitu Rp 1.671.035,77,” kata...