ADAKITANEWS, Tulungagung – Dari 3.200 tenaga penyelenggara Kegiatan Belajar Dan Mengajar (KBM) non PNS di Tulungagung, baru 1.700 tenaga yang diterbitkan SK penugasan pelaksana KBM. Sementara 1.500 tenaga sisanya, belum diberikan SK.

Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengakui bahwa sebanyak 1.500 tenaga KBM memang belum diterbitkan SK. “Memang masih ada 1.500 yang belum mendapatkan SK. Karena saat ini kita sedang melakukan penataan, nanti secara menyeluruh akan mendapatkan SK,” kata Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Kamis (08/02).

Pemberian SK tersebut, kata Maryoto, tidak hanya sebatas untuk guru kelas saja, namun juga guru olahraga, guru agama, operator, pustakawan, bahkan hingga penjaga sekolah.

“Pemberian SK ini sebagai bentuk keabsahan bagi mereka. Mereka ini sangat berjasa, bahkan mereka ada yang sudah menjadi tenaga sukarela selama puluhan tahun. Mereka perlu kita apresiasi sesuai undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru,” katanya.

Dengan telah memegang SK ini, kedudukan dan status para tenaga penyelenggara KBM tersebut otomatis akan lebih jelas. Selain berhak atas tunjangan transportasi sebesar Rp 250 ribu, mereka juga bisa mengikuti sertifikasi, dan pihak sekolah juga bisa mengeluarkan honor mereka lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Penerima SK ini bisa mengikuti sertifikasi, jika lolos, akan mendapatkan tambahan pendapatan setara dengan PNS golongan 3A,” pungkas Maryoto (bac)

Keterangan gambar : Wakil Bupati Tulungagung, menyerahkan SK penugasan pelaksana KBM kepada tenaga penyelenggara KBM non PNS.(foto : acta cahyono)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/02/080217-bac-tulungagung-sk-2.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/02/080217-bac-tulungagung-sk-2-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,Sk,tenaga pendidik,Tulungagung
ADAKITANEWS, Tulungagung – Dari 3.200 tenaga penyelenggara Kegiatan Belajar Dan Mengajar (KBM) non PNS di Tulungagung, baru 1.700 tenaga yang diterbitkan SK penugasan pelaksana KBM. Sementara 1.500 tenaga sisanya, belum diberikan SK. Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengakui bahwa sebanyak 1.500 tenaga KBM memang belum diterbitkan SK. “Memang masih ada...