2015-07-07_00.28.39

ADAKITANEWS, Madiun – Pedagang dan pengunjung Pasar Besar Kota Madiun (PBKM) mendadak ramai dengan teriakan seorang pedagang baju di Lantai 2 Blok G ada copet, Senin (6/7) sekitar pukul 12.30. Sang pedagang langsung mengejar seorang wanita muda dan menangkapnya.

“Saya sendiri tidak tahu, kalau dagangan ada yang mengambil. Dia sebelumnya mengambil baju gamis terpasang dalam boneka. Saya tidak mengira dia usai mencopoti baju dari boneka, langsung memasukan dalam tas dan pergi begitu saja. Baju gamis itu sendiri seharga Rp 100 ribu. Begitu tertangkap saya ikut mendekati,” jelas Purwito pemiliki Kios Baju Bintang Baru di Blok G2/Lantai 2 PBKM.

Begitu tertangkap, wanita muda itu ketakutan dan menangis histeris serta minta ampun, agar tidak dipukuli. Beruntung di lokasi penangkapan ada petugas dari Polsekta Taman dan langsung mengamankan pelaku, sehingga terhindar dari amuk massa. Pelaku beserta motor Honda Beat nopol AE 2516 GO dan tas hitam langsung dibawa ke Mapolsekta Taman, guna pemeriksaan intensif.

Wanita muda itu diketahui Nurul Evi Susanti,23, warga Desa Dempelan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Selama menjalani pemeriksaan dia terus menangis dan minta agar tidak ditahan. “Saya jangan ditahan, pak. Saya khilaf mengambil baju itu. Saya baru kali ini berani mengambil baju di PBKM, betul baru sekali ini, pak,” ujar ibu satu anak ini saat diperiksa petugas.

Ia mengaku tiba di PBKM sekitar pukul 11.30, lalu berkeliling lokasi baju dan sempat membeli satu baju. “Begitu tiba di kios baju itu, saya merasa tertarik. Entah mengapa tiba-tiba baju itu langsung saya masukan dalam tas.  Selanjutnya, saya pergi begitu saja. Belum jauh berjalan sudah diteriaki copet. Saya berlari dan tertangkap,” ujar Evi.

Sementara itu, Kapolsekta Taman Kompol Burhanuddin membenarkan adanya penangkapan seorang pencuri wanita dan langsung diamankan petugas Polsekta Taman. “Saat ini masih dalam pemeriksaan. Pelaku mencuri satu baju gamis dengan dalih khilaf. Atas perbuatannya pelaku bisa dijerat pasal 363 KUHP dengan maksimal 5 tahun kurungan penjara,” jelasnya. (UK)

Keterangan foto : Nurul Evi Susanti,23, warga Desa Dempelan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, pencuri baju gamis  di Pasar Besar Kota Madiun (PBKM), terus menangis saat diperiksa di Mapolsekta Taman.

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/2015-07-07_00.28.39.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/2015-07-07_00.28.39-150x150.jpgRedaksiHukum Kriminalbau,curi,gamis,perempuan
ADAKITANEWS, Madiun - Pedagang dan pengunjung Pasar Besar Kota Madiun (PBKM) mendadak ramai dengan teriakan seorang pedagang baju di Lantai 2 Blok G ada copet, Senin (6/7) sekitar pukul 12.30. Sang pedagang langsung mengejar seorang wanita muda dan menangkapnya. “Saya sendiri tidak tahu, kalau dagangan ada yang mengambil. Dia sebelumnya...