width=

ADAKITANEWS, Blitar – Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Sugito mengatakan, ada satu lembaga SMP di Kabupaten Blitar yang mengundurkan diri sebagai pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017.

Sebelumnya, jumlah lembaga sekolah tingkat SMP/MTs yang mengajukan diri sebagai pelaksana UNBK tahun ini berjumlah 28. “Dikarenakan ada 1 lembaga sekolah yakni SMP 2 Ponggok mengundurkan diri, maka lembaga pelaksana UNBK menjadi 27 lembaga,” katanya, Sabtu (18/03).

Menurut Sugito, alasan SMP 2 Ponggok mengundurkan diri adalah karena masalah teknis. Dimana sarana prasarana di SMP 2 Ponggok tidak memenuhi standar. Sehingga SMP 2 Ponggok mengajukan menumpang ke SMA Ponggok sebagai peserta penyelenggara UNBK. Tetapi ditengah proses komunikasi diantara kedua sekolah ini, tak kunjung ditemukan kesepakatan.

“Penyebabnya tentunya masalah teknis antara SMP 2 Ponggok dengan SMA Ponggok. Ya akhirnya pihak SMP 2 Ponggok memilih untuk melaksanakan UNKP (Ujian Nasional Kertas dan Pensil) dan mengundurkan diri sebagai pelaksana UNBK,” jelasnya.

Sugito pun mengaku, pihaknya terpaksa mencabut berkas atau pengajuan SMP 2 Ponggok ke Kemendikbud dengan melalui proses yang cukup panjang. Mulai dari pihak BSNP Dinas Pendidikan Provinsi Jatim sampai akhirnya resmi dinyatakan mengundurkan diri dan tidak tercatat sebagai lembaga penyelenggaran UNBK tahun 2017.

“Pengunduran diri sebagai penyelenggara UNBK sudah resmi dicabut. Karena kami sudah memprosesnya di tingkat lebih atas,” ungkap Sugito.

Untuk diketahui, 27 lembaga SMP/MTs yang menjadi penyelenggara UNBK terdiri dari 14 SMP dan 13 MTs, baik pelaksana secara mandiri atau menumpang di sekolah lain.(blt2)

Keterangan gamabar: Ilustrasi.(google.com)