2015-11-06_13.40.03ADAKITANEWS, Kota Kediri – Hasil rekapitulasi awal tahun 2015 hingga bulan ke sepuluh unit Laka Lantas di Polres Kediri Kota, terdapat 378 kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Dari ratusan kasus tersebut, terdapat 61 nyawa melayang di jalan raya.

“Dari data kami, selama sepuluh bulan terakhir, 61 orang meninggal, 3 orang luka berat, serta 483 luka ringan. Dari beberapa kasus itu, kerugian materil mencapai Rp 194.950.000,” jelas AKP Edy Purwanto, Kasatlantas Polres Kediri Kota,Jum’at (06/11).

Penanganan ratusan kasus tersebut, AKP Edy Purwanto menjelaskan, pihak kepolisian memilih menggunakan Restorative Justice atau mediasi. Cara ini merupakan kesepakatan antara tersangka dengan korban atau sering disebut kekeluargaan. Jika kedua belah pihak sepakat, damai, tidak saling menuntut, pihak Kepolisian akan gelar perkara dan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). “Kalau sudah terbit SP3 berati sudah termasuk penyelesaian dan tidak harus lanjut ke pengadilan,” jelas AKP Edy Purwanto

Penanganan kasus dengan jalan damai ini menafikan Undang-Undang (UU) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009. Dalam UU pada pasal 310 menerangkan sanksi bagi kendaraan bermotor dengan sanksi paling ringan 6 bulan kurungan atau denda 1 juta, dan paling berat dengan mengakibatkan nyawa melayang sanksi 6 tahun kurungan penjara atau denda 12 juta. “Sejak dulu kita terapkakan Restorative Justice,” ujar AKP Edy Purwanto

Dalam kesempatan terpisah, Teguh Warjianto Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri menjelaskan, penerapan Restorative Justice tersebut hanya berlaku pada kasus anak. “Restorative Justice yang dilegalkan dan didukung oleh undang-undang hanya pada kasus anak. Sehingga, dasar penggunaan restorative justice pada kasus laka itu menurut saya tidak ada,” jelasnya

Teguh Warjianto mengatakan, dengan ratusan kasus laka lantas tersebut, sejauh ini pihaknya hanya menerima satu kali berkas perkara laka lantas. “Sejak awal Januari 2015 sampai saat ini, seingat saya hanya satu berkas perkara yang kami terima. Padahal dari berita di media massa sangat banyak sekali,” ujarnya.(zay)

Keterangan Gambar : AKP Edy Purwanto, Kasatlantas Polres Kediri Kota