2015-09-08_19.40.04

ADAKITANEWS, Kediri – Purwanto,41, bersama Sutrisno,48, warga Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri harus masuk hotel prodeo Mapolsek Ngadiluwih. Keduanya tertangkap pada Selasa (08/9) setelah 10 hari membuka usaha perjudian di Desa tempat mereka tinggal.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, keterangan dari Kabag Humas Polsek Ngadiluwih AIPTU Untung Margono keduanya tertangkap sekitar pukul 01.00 Wib. Tertangkapnya kedua pelaku ini, menurutnya setelah ada laporan dari warga. Pasalnya, kegiatan ini dianggap mengganggu ketentraman masyarakat sekitar.

“Kami mendapat laporan dari warga setempat yang resah terhadap praktik perjudian yang dilakukan kedua tersangka ini,” jelas AIPTU Untung Margono

Dari tempat kejadian perkara polisi menyita 3 set kartu remi, 75 keping lempengan seng berbentuk segi 4 dan uang tunai Rp 120.000. Setiap satu lempengan seng tersebut dihargai Rp 1000.

Kedua pelaku yang kesehariaannya sebagai tukang batu inipun harus mendekam diruang tahanan Mapolsek Ngadiluwih. Keduanya dianggap telah melanggar Undang-undang KUHP Pasal 303 dengan ancaman pidana penjara paling lama sepuluh (10) tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah.(dee)