ADAKITANEWS, Kediri – Hasil ungkap kasus narkoba dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat Semeru) yang digelar oleh Polres Kediri selama 11 hari dalam bulan suci ramadan berhasil mengamankan 11 pengedar narkoba dengan barang bukti diantaranya 15,18 gram dan 20.065 butir pil dobel l.

Kapolres Kediri, AKBP Sumaryono, SH, SIK, MH, dalam pers rilis yang digelar di Mapolres Kediri menyampaikan, dari 11 orang tersebut, 1 diantaranya masih berstatus anak-anak. “Ini merupakan hasil Operasi Pekat Semeru selama 11 hari, dari tanggal 23 Mei sampai dengan 3 Juni 2017,” ujar Kapolres, Selasa (06/06).

Dalam penangkapan tersebut ditemukan barang bukti dari kasus narkoba dan kasus obat keras berbahaya (okerbaya) berupa sabu seberat 15,18 gram, 20.065 butir pil, 7 buah handphone, 4 set alat hisap sabu. Sementara dari giat razia operasi mamin (jamu,red) ditemukan sebanyak 45 botol jenis jamu berbagai merk dan 35 plastik serbuk jamu berbagai merk tanpa izin edar.

Atas kasus tersebut, para tersangka terancam Pasal 112, 114, 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara. “Dan untuk produsen jamu, dilakukan pembinaan oleh Disperindag dan Dinkes Kabupaten Kediri,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya.(kdr9)

Keterangan gambar : Kapolres Kediri, AKBP Sumaryono saat menunjukkan barang bukti di Mapolres Kediri.(foto: taufiqur rachman)