ADAKITANEWS, Tulungagung – Dalam sebulan, Satreskoba Polres Tulungagung berhasil menangkap 12 pengedar narkoba. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menamankan 1.811 butir pil dobel L, dan sabu seberat 3,17 gram.

“Ke-12 tersangka tersebut ditangkap di tempat terpisah. Mereka tergabung dalam dua sindikat pengedar narkoba, yang selama ini menyasar pelajar dan masyarakat umum,” kata Kasat Narkoba Polres Tulungagung, AKP Suwancono, Jumat (02/03).

Lanjut AKP Suwancono, dari 12 tersangka itu, satu tersangka diketahui masih berada di bawah umur, dan masih berstatus pelajar di sebuah Sekolah Menengah Atas. Karena statusnya pelajar dan masih anak-anak, maka dia dipisahkan dengan tersangka lain.

“Kami masih melakukan penyelidikan, dari mana asal narkoba yang mereka dapatkan. Kami juga menyelidiki adanya kemungkinan memiliki jaringan di luar kota,” ujarnya.

Untuk tersangka pengedar pil dobel L, polisi akan menjerat dengan pasal 197 subsider 196 UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara. Sedangkan bagi pengedar sabu-sabu, dikenakan pasal 114 dan 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal dua puluh tahun penjara.(bac)

Keterangan gambar : Satreskoba saat rilis tersangka pengedar narkoba.(foto : acta cahyono)