width=

KapolresADAKITANEWS, Madiun – Kapolres Madiun Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, memecat Bripka Yoyok Tri Haryanto, salah seorang anggotanya. Pemecatan itu secara resmi digelar dalam dalam upacara di halaman Mapolres setempat, secara In Absensia atau tanpa dihadiri yang bersangkutan, Rabu (1/6).

Bripka Yoyok kelahiran 3 Maret 1972, terakhir sebagai anggota Sat Binmas mendapatkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) setelah tidak masuk kerja selama 172 hari tanpa ijin pimpinan. Pemecatan itu berdasarkan putusan Komisi Kode Etik Profesi Polri tingkat Polres Madiun Kota Nomor: Put KKEP/02/III/2015/KKEP.

“Saya dan semua anggota menginginkan pengakhiran dinas dengan tidak hormat. Saya pastikan semua berharap pengakhiran tugas dengan hormat. Kecuali dalam kegiatan upacara kali ini, saya sangat menyesal dan berat ada salah satu anggota dipecat,” ujar Kapolres Madiun Kota.

Bripka Yoyok dinyatakan telah melanggar pasal 14 ayat 1 huruf A PPRI Nomor 1 tahun 2003 junto pasal 21 agar 3 huruf E Peraturan Kapolri Nomor 14 tahun 2011. Sehingga sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) merekomendasikan PTDH. Putusan banding memutuskan menolak permohonan banding dan menguatkan putusan sidang KKEP tingkat Polres Madiun Kota.

Hasil itu diperkuat dengan hasil sidang Dewan Pengkajian Keputusan PTDH di Polda Jatim memutuskan PTDH kepada Bripka Yoyok Tri Haryanto dan keputusan Kapolda Jatim Nomor Kep/718/V/2016 tertanggal 13 Mei 2016. “Saya berharap hal ini dijadikan momentum bagi anggota lain untuk menjaga etika dan norma dalam melaksanakan tugas ,” Pungkas Kapolres (UK)

Keterangan Gambar : Kapolres Madiun Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro, usai pelaksanaan upacara pemecatan secara In absentia kepada salah satu anggotanya, (Foto: Agoes Basoeki)