2 Anak Penderita Gizi Buruk Dievakuasi ke RSUD, Biaya Digratiskan

591

ADAKITANEWS, Nganjuk – Dua pasangan suami istri asal Desa Kedungombo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, kini bisa sedikit bernapas lega. Bagaimana tidak, anak mereka yang divonis tim medis menderita gizi buruk, akhirnya bisa menjalani perawatan di RSUD Nganjuk secara gratis.

Kedua pasutri tersebut adalah Muhamad Markam dan Rubingan, orang tua dari Muhamad Jazuli, balita berusia 2 bulan yang mengalami infeksi paru-paru, serta tetangganya Wagiman dan Katemi, orang tua dari Muhamad Slamet, anak usia 13 tahun penderita kebocoran jantung.

Jazuli dan Slamet, dievakuasi pihak Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Ketua Gentasibu (Gerakan Pengentasan Gizi Buruk), Dra Ita Triwibawati untuk menjalani perawatan intensif serta observasi lanjutan. “Itu juga barusan pulang dari rumah sakit. Sebelumnya sudah ada penanganan. Tapi terpaksa dibawa pulang dengan alasan (biaya) kebutuhan. Untuk biaya di Rumah Sakit, akan kita tanggung, gratis semuanya,” ujar wanita yang akrab disapa Bunda Ita tersebut.

Jazuli sendiri diketahui, mengidap infeksi di bagian paru-paru sejak lahir sehingga mengalami kesulitan saat bernapas. Sementara itu Slamet, yang menderita kebocoran jantung, selama ini hanya bisa tergolek lemas di atas tempat tidur. Ia bahkan mengalami lumpuh dan tak mampu berbicara.

“Anak saya sejak lahir sudah dengan kondisi seperti ini. Saya tidak bisa berbuat banyak karena keterbatasan ekonomi. Hanya bisa berharap pemerintah mau turun tangan memberikan bantuan,” ujar Muhamad Markam, orang tua Jazuli.

Kedua anak tersebut diketahui memang terlahir dari keluarga miskin. Meski pihak keluarga telah membawanya berobat ke Puskesmas maupun rumah sakit, namun hal itu ternyata belum membawa banyak perubahan lantaran terkendala masalah biaya.

Muhamad Markam dan Rubingah, serta Wagiman dan Katemi hanya bisa berharap, dengan dibawanya Jazuli dan Slamet ke RSUD Nganjuk, keduanya bisa sembuh dan kembali sehat layaknya anak normal pada umumnya.(adv/hms/kur)

Keterangan gambar: Ketua Gentasibu, Ita Triwibawati menggendong Jazuli ke mobil ambulans untuk dibawa ke RSUD Nganjuk.(ist)