2 Hari Tidur Di Pinggir Sungai Brantas, Warga Tunggu Ikan Mabuk

ADAKITANEWS, Kediri – Banyak warga yang rela tidur di pinggir Sungai Brantas sejak dua hari ini. Mereka mengaku menunggu ikan mabuk, atau yang kerap disebut ladu.

Salah satunya Soekamto, warga Kabupaten Nganjuk yang rela menunggu dari Selasa (11/04) hingga Rabu (12/04). Kabar datangnya kotoran sungai (ladu) yang simpang siur, membuat Mbah To, nama sapaannya, rela tidur di pinggir Sungai Brantas sekitar Bendungan Waruturi Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri.

“Saya dari kemarin (Selasa,red) pagi, hingga sekarang ladu juga belum datang. Saya tetap menunggu, daripada saya jauh-jauh tidak mendapatkan apa-apa,” ujarnya, Rabu (12/04) sore.

Kabar adanya ladu ini tidak hanya menarik perhatian warga yang ingin mendapatkan banyak ikan secara mudah di pinggir Sungai Brantas. Hal itu juga mendatangkan keuntungan bagi pedagang di sekitar Bendungan Waruturi. “Dari kemarin saya jualan di pinggir Brantas ini, alhamdulillah sehari bisa dapat Rp 300 ribu dari hasil menjual es sama mie instan saja,” cakap Dwi Lestari, seorang pedagang kaki lima di Bendungan Waruturi.(udn)

Keterangan gambar : Deretan warga yang menunggu ikan mabuk.(foto:fasihhuddin kholili)

Recommended For You