ADAKITANEWS, Sidoarjo – Jalan rusak di kawasan Dusun Klagen Desa Wilayut Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo hingga kini semakin parah. Lantaran pernah memakan korban, warga sekitar akhirnya menanam pohon pisang di beberapa titik jalan yang berlubang.

Pantauan Tim Adakitanews.com, kekesalan warga sudah tidak terbendung lagi melihat kondisi jalan alternatif penghubung Kecamatan Sukodono – Krian yang semakin hari makin parah. Apalagi sebelumnya, telah banyak pengguna jalan yang jatuh saat menghindari jalan berlubang, hingga mengalami patah tulang.

Khoirul, 50, warga sekitar menceritakan, pada Selasa (04/04) malam sekitar pukul 20.00 WIB, ada pengendara yang terjatuh dan mengalami patah tulang di bagian tangan kanan. Sehingga langsung dilarikan ke RSUD Sidoarjo untuk segera mendapat pertolongan. Sedangkan istrinya yang dibonceng mengalami luka ringan dan pingsan.

“Sebelumnya juga ada seorang pengendara yang jatuh, malah korbannya bayi mengalami patah tulang di bagian rusuk karena tertimpa sepeda,” jelasnya.

Lubang di jalan alternatif sepanjang kurang lebih 2 kilometer itu bervariasi. Mulai dari kedalaman 2 sentimeter sampai 5 sentimeter. Bahkan kata Khoirul, jalan tersebut juga sudah sempat ditambal. “Sudah tiga kali ditambal dalam setahun ini, tapi tetap saja rusak,” katanya.

Jalan rusak itu, lanjut Khoirul, selain disebabkan hujan yang menggenangi jalan, juga lantaran banyaknya truk-truk besar seperti trailer pengangkut besi melintas. “Setiap hari melintasi jalan ini, biasanya waktu malam hari. Saya heran, apa tidak ada larangan truk seperti itu melintas di jalan yang tidak semestinya,” tuturnya.

Dirinya berharap agar ada tindakan serius dari pemerintah, khususnya dari dinas terkait untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan. Agar tidak ada lagi korban yang jatuh. “Harapan para warga sebenarnya agar segera diperbaiki. Tapi tidak hanya ditambal sulam saja, tapi diperbaiki,” pungkasnya.(sid2)

Keterangan gambar: Kondisi jalan yang ditanami pohon pisang oleh warga.(foto: mus purmadani)