ADAKITANEWS, Blitar – Pengamanan selama arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2017 ini, Polres Blitar menerjunkan 200 personel yang akan disiagakan di beberapa pos yang ada di wilayah hukum Polres Blitar.

Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya mengatakan, sebanyak 200 personel ini diterjunkan untuk pengamanan Operasi Ramadniya. Untuk pos pengamanannya ada di dua kecamatan yakni, Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Kanigoro. Sementara untuk pos pelayanan ada di Kecamatan Selorejo. Sedangkan pos-pos pantau tersebar di beberapa titik, seperti simpang lima Talun, simpang tiga Wlingi, dan simpang empat Garum.

“Nanti pasukan ini akan disebar di beberapa pos baik terbuka dan tertutup,” katanya, Rabu (21/06).

AKBP Slamet Waloya mengungkapkan, bahwa di wilayah hukum Polres Blitar ada beberapa titik yang menjadi perhatiannya, yakni di Kecamatan Kesamben dan Kanigoro. Kedua titik ini dinilai rawan kemacetan karena merupakan titik pertemuan pemudik.

Menurutnya, untuk memastikan kelancaran arus mudik saat hari raya Idul Fitri tahun 2017 ini, pihak Polres Blitar juga akan melakukan rekayasa jalur yang ada di wilayah hukum Polres Kabupaten Blitar. “Rekayasa ini akan diterapkan jika kepadatan lalu lintas tidak dapat lagi diurai oleh Satlantas Polres Blitar,” ungkapnya.

Ditegaskannya, di wilayah hukum Polres Blitar juga ada beberapa titik yang rawan terjadi kepadatan lalu lintas lantaran disebabkan oleh penyempitan jalan dan kondisi jalan berbelok. “Kita dukung adanya aturan Pemerintah bahwa mulai H-4 dan H+3 tidak memperbolehkan kendaraan berat seperti truk lewat kecuali membawa sembako dan bahan bakar minyak,” tandasnya.

AKBP Slamet Waloya juga meminta warga yang mudik untuk berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. “Bagi pemudik yang capek karena perjalanan kita minta untuk istirahat di beberapa titik yang sudah disediakan oleh petugas,” imbuhnya.(blt2)

Keterangan gambar: AKBP Slamet Waloya, Kapolres Blitar.(foto : fathan)