ADAKITANEWS, Blitar – Beberapa puskesmas di Kabupaten Blitar telah mengikuti akreditasi. Meski demikian, bukan berarti Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sudah tidak memiliki tugas lagi. Pasalnya, mereka ditarget harus bisa meningkatkan status Puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Christine Indarwati mengatakan, setelah proses akreditasi untuk 12 puskesmas telah selesai, jadwal selanjutnya yang menjadi pekerjaan rumah (PR) Dinkes adalah mempersiapkan puskesmas menuju status BLUD.

“Karena 12 puskesmas diakreditasi tahun depan, maka untuk agenda selanjutnya di akhir tahun ini, kami mempersiapkan proses BLUD,” ungkapnya, Rabu (13/12).

Christine menjelaskan, seluruh puskesmas di Kabupaten Blitar harus berstatus BLUD dengan harapan agar pengelolaan, baik dari segi keuangan dan administrasi bisa sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan BLUD.

Dengan kata lain, lanjutnya, kedepan puskesmas harus mampu mengelola keuangan dengan efektif dan efisien, agar mutu pelayanan puskesmas jauh lebih baik dan meningkat dari sebelumnya. “Untuk itu, sesuai dengan peraturan, nantinya seluruh puskesmas harus berstatus BLUD,” pungkasnya.

Rencananya status BLUD untuk puskesmas akan ditargetkan kelar pada akhir tahun ini. Artinya, akhir tahun ini seluruh Puskesmas, yakni sebanyak 24 puskesmas harus sudah berstatus BLUD.

Menurutnya, ada perbedaan antara Akreditasi dengan BLUD puskesmas. Jika akreditasi tim penilai langsung dari Kementerian Kesehatan, untuk penilaian BLUD dilakukan sendiri oleh tim penilai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang terdiri dari Dinkes dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Penilaian BLUD, cukup dilakukan oleh tim dari Dinkes,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Salah satu Puskesmas di Kabupaten Blitar.(foto : fathan)