width=

Kediri(adakitanews.com) — Satreskrim Polresta Kediri berhasil membekuk pelaku spesialis jambret bus antar provinsi, yakni Adi Bandung (36) warga Kota Kediri.

Pelaku diketahui sudah melakukan 288 kali aksi jambret. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap lima pelaku jambret lainnya.

Kasat Reskrim Polresta Kediri AKP Verawati menjelaskan,penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diterima Polresta Kediri.

Setidaknya, selama satu pekan terakhir ini terdapat lima korban yang melapor menjadi korban jabret di bus antar provinsi.

Petugas kepolisian melakukan olah TKP dan membaca modus pelaku. Diketahui dari lima kasus tersebut memiliki modus yang sama, yaitu memepet calon korban saat hendak turun dari bus.

Pelaku yang memepet calon korban berjumlah 2 hingga 3 orang. Sementara pelaku lainnya menunggu di tempat penurunan.

“Setelah kami analisis, modus yang digunakan sama. Anggota lakukan penyamaran dan menaiki bus antar provinsi untuk melacak pelaku,” tuturnya, Selasa (29/12/2020).

Setelah beberapa kali melakukan penyelidikan, petugas mendapati Adi Bandung beraksi. Namun sayang tiga pelaku lainnya sempat melarikan diri.

Bahkan, kata AKP Verawati, pelaku juga hendak menabrak petugas saat dilakukan pengejaran di wilayah Kabupaten Malang.

Dari hasil penyelidikan, pelaku ini melakukan aksi di wilayah Nganjuk, Kediri, Malang, dan Jawa Tengah.

Setidaknya, Adi mengaku telah melakukan 288 penjambretan. Dalam aksinya, Adi dibantu oleh lima orang temannya.

“Saat melakukan aksinya, pelaku ini mengajak temannya yang berbeda di setiap tempat. Dari keterangan pelaku berjumlah 6 orang, satu berhasil kami tangkap dan lima pengembangan” tegasnya.

“Saat para pelaku berhasil melakukan aksinya, mereka berkumpul di Malang dan membagi hasil penjambretan,” imbuhnya.

Saat ini Satreskrim Polresta Kediri masih melakukan pengejaran terhadap lima orang pelaku lainnya. (Oky).