ADAKITANEWS, Blitar – 29 warga di Dusun Rejokaton RT 3/RW 4 dan RT 4/RW 7 Desa Sumberagung Kecamatan Gundusari Kabupaten Blitar diduga keracunan makanan usai mengikuti acara yasinan. Satu diantaranya, bahkan harus dirujuk ke rumah sakit lantaran membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Para warga tersebut keracunan setelah diduga memakan soto dan minum teh mocca di acara kegiatan Yasinan pada Kamis (06/04) malam, di rumah Yani/Muntimah, warga Dusun Rejokaton RT 3/RW 7 Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

Kapolsek Gandusari, AKP Purwadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Bahkan ia menuturkan, dari 29 warga yang keracunan ada 1 yang sempat dirujuk ke rumah sakit. “Dari 29 warga yang mengalami keracunan ada satu yang dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, yaitu saudara Yanto. Sedangkan warga lainya mendapatkan pengobatan di rumah dari Puskesmas Gandusari,” ungkapnya, Jumat (07/04).

AKP Purwadi menjelaskan, setelah makan soto dan teh mocca, sebagian warga merasakan gejala mual, diare, lemas dan perut terasa panas pada hari Jumat sekitar pukul 01.00 WIB. “Sekitar pukul 07.00 WIB tadi warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Desa. Selanjutnya kami mendapat laporan dari pihak Desa dan bersama petugas medis dari Puskesmas Gandusari, kami langsung mendatangi TKP,” jelasnya.

Untuk diketahui, pihak warga yang mengalami keracunan tidak melakukan tuntutan dan menganggap kejadian tersebut adalah murni kecelakaan dan bukan merupakan kesengajaan. Sedangkan 29 warga yang keracunan adalah Meseri, Budiyono, Imam, Suyati, Hariyono,Kamid, Krisna, Khoirul Anwar, Saiful, Mustofa, Imam, Zaenal Arifin, Mulid, Mudawam, Agus Riyanto, Samsi Mustofa, Sugeng, Zaenal Sukron, Yanto, Samsul Huda, Mamad Zaki, Wiji Utami, Saif, Badar, Narsih, Citra, Nurodin, Dwiyono, dan Sarti.(blt2)

Keterangan gambar: Barang bukti keracunan masal di Kecamatan Gandusari.(ist)