width=

ADAKITANEWS, Kediri – Warga di Desa Manyaran Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri mengeluh aspal jalan di desa mereka yang rusak hampir tiga tahun dan belum ada pembenahan, Jumat (06/01).

Pantauan di lokasi, kondisi aspal jalan tepatnya di Dusun Manyarejo Desa Manyaran Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri sudah semakin parah. Selain banyaknya lubang di jalan tersebut, kondisi aspal juga mengelupas hingga tersisa batu-batu makadam.

Sukardi, warga setempat mengaku kecewa dengan kinerja aparat di desanya yang dianggap kurang tanggap dengan kondisi kerusakan jalan tersebut. Ia bahkan bertanya-tanya, terkait ketersediannya anggaran untuk perbaikan fasilitas tersebut. “Selama kurang lebih 3 tahun ini belum ada pembenahan aspal. Saya jadi bertanya-tanya apa tidak ada dana untuk pembangunan aspal jalan?” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi Tim Adakitanews.com, Kepala Desa Manyaran, Budi Hardjo mengaku kerusakan jalan tersebut sebenarnya sudah pernah ia dilaporkan. Bahkan, pihak desa juga sudah pernah mengajukan usulan perbaikan.

Budi mengatakan, kegiatan fisik berupa perbaikan jalan yang tidak mampu didanai oleh desa sudah diajukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam). “Pihak kami sudah minta ke Musrenbangcam. Masyarakat sudah tidak usah kuatir karena kami juga telah mengusulkan 2 kali pengajuan pembenahan dua aspal jalan di Desa Manyaran,” tegasnya.

Alasan belum dibenahinya kondisi aspal di dusun tersebut, kata Budi, adalah lantaran keterbatasan anggaran. Alhasil, proses perbaikan pun terpaksa dilakukan secara berkala dan bergantian. “Yang kami ajukan bukan hanya 2 jalan di dusun itu. Tapi banyak lagi pembangunan di dusun yang lain. Jadi harus bergantian dan merata. Tapi sudah kita usulan,” pungkasnya.(kdr4)

Keterangan gambar : Kondisi aspal jalan yang rusak di Desa Manyaran Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri.(foto: fasihhuddin kholili)