ADAKITANEWS, Jombang – Kementerian Agama Kabupaten Jombang terpaksa hanya bisa memberangkatkan 1.282 Calon Jemaah Haji (CJH) yang tergabung dalam 3 kloter. Jika sebelumnya CJH yang terdaftar berjumlah 1.286, akhirnya harus berkurang 4 orang dikarenakan ada yang sakit dan meninggal dunia.

Kepala seksi Pelayanan Haji dan Umroh (Kasi PHU) Kemenag Jombang, Emy Chulaimi mengatakan bahwa 4 orang yang gagal berangkat haji tersebut 3 diantaranya dalam kondisi sakit sesuai hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan. Dan 1 orang lainnya meninggal dunia.

1 orang CJH yang meninggal dunia tersebut diketahui sebelumnya tergabung dalam kloter 76 yang awalnya berjumlah 445 orang. Sedangkan 3 orang yang sakit tergabung dalam kloter 75 dan 77.

“Dari data dan hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan ada 4 orang tidak bisa berangkat ke tanah suci Mekkah. 3 sedang sakit berat dan 1 meninggal dunia,” ungkapnya.

Emy Chuliami melanjutkan, untuk para Calon Jemaah Haji yang gagal berangkat akan dikembalikan dana hajinya. “Untuk yang gagal berangkat nanti akan dikembalikan uangnya,” ujarnya.

Sementara itu untuk tahapan yang dilakukan oleh Kemenag Kabupaten Jombang pada H-2 keberangkatan CJH, saat ini adalah pengumpulan koper oleh para CJH ke kantor Kemenag. “Tahapan hari ini adalah penyerahan koper oleh para CJH dari ketiga kloter yang sudah dimulai dari hari kemarin,” pungkas Emy Chuliami.(ar)

Keterangan gambar: Kasi PHU Kemenag Kabupaten Jombang, Emy Chuliami. (bawah) Salah satu CJH saat sedang menyetorkan koper di kantor Kemenag.(foto:adi rosul)