ADAKITANEWS, Kota Blitar – Mengawali tahun 2018 ini Dinas Sosial Kota Blitar melakukan razia dengan menyasar gelandangan, anak punk, dan pengemis. Razia kali ini dilakukan dengan melibatkan petugas gabungan dari Dinas Sosial, Satpol PP dan kepolisian.

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Blitar, Muhenni mengatakan, hasil razia lali ini ada 4 pengemis yang tertangkap. Seluruhnya merupakan warga luar Kota Blitar seperti dari Malang dan Tuban. Mereka tertangkap ketika sedang mengemis di sejumlah ruas persimpangan jalan di Kota Blitar yang memang sering dijadikan sebagai tempat untuk mangkal para anak jalanan, pengamen, dan pengemis di Kota Blitar.

“Kita berhasil menjaring 4 pengemis. 1 laki-laki dan 3 perempuan. Mereka kita tangkap saat mengemis di persimpangan Kota Blitar, seperti di pertigaan Herlingga Kota Blitar,” kata Muhenni, Selasa (23/01).

Lebih lanjut Muhenni menjelaskan, 4 orang yang terjaring razia petugas langsung dibawa ke Kantor Dinas Sosial untuk mendapat pembinaan dan pendataan. Usai dibina dan di data, mereka lantas langsung dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing.

“Yang dari Tuban sudah 2 kali ini tertangkap. Sehingga kedepan masih kita pertimbangkan lagi untuk dipulangkan atau dibawa ke tempat penampungan di Ponorogo,” jelasnya.

Muhenni menambahkan, meski nihil anak punk dan anak jalanan, namun razia semacam itu akan rutin digelar guna menjaga ketertiban umum di Kota Blitar. “Kedepan razia ini akan kita lakukan 1 hingga 2 kali dalam satu bulan,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Pengemis saat diturunkan di Dinas Sosial Kota Blitar.(foto : fathan)