5.370 Keluarga di Madiun Dapat BPNT

ADAKITANEWS, Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tahun ini mendapat alokasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah pusat untuk 5.370 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah itu tersebar di tiga kecamatan se-Kota Madiun yaitu Kecamatan Taman, Kartoharjo dan Manguharjo.

“Saya berharap bantuan ini dapat dipakai atau dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto usai melaunching pemberian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Pandean Kecamatan Taman Kamis (23/02).

Ia juga meminta pemberian bantuan pangan tersebut, masyarakat pra sejahtera Kota Madiun masuk dalam daftar KPM, tidak selamanya mengandalkan bantuan pemerintah tapi dapat berdaya mandiri. Jika bisa dari tahun ke tahun penerima bisa berkurang, sebab ada peningkatan kesejahteraan.

“Kami juga berusaha, supaya dari waktu ke waktu, tahun ke tahun keluarga penerima bisa berdaya, artinya bisa berkurang. Karena apa, kami sendiri punya tanggungjawab untuk menjadikan masyarakat kita lebih sejahtera dari banyak sektor bidang yang bisa dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Bulog Sub Divre Madiun, Edy Sarjono menyatakan, Bulog bersama Pemkot Madiun menyalurkan dua alokasi BPNT untuk alokasi bulan Januari dan Februari. Alokasinya, 10 kilogram beras kualitas medium ditambah 2 kilogram gula pasir per bulan.

Menurutnya, pemberian BPNT satu diantaranya bertujuan menambah suplay pangan, sehingga diharapkan dapat menekan inflasi. Serta, ada efek domino yang bagus dari penyaluran ini, sehingga membantu masyarakat luas termasuk bisa menjaga harga.

“BPNT ini gratis. Tujuannya untuk membantu masyarakat pra sejahtera. Tujuan selanjutnya adalah menambah suplay pangan, khususnya beras dan gula di pasar, sehingga menekan demand atau permintaan di pasar, efeknya menekan inflasi hingga memangkas rantai distribusi,” jelasnya. (uk)

Keterangan gambar: Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto secara simbolis di Kelurahan Pandean Kecamatan Taman menyerahkan beras dan gula bagi penerima bantuan.(foto: agoes basoeki)

Recommended For You