Kediri(adakitanews.com)—Kandang berisi ribuan ayam milik Imron Mahmudi (52), warga Dusun Darungan, Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, terbakar, Selasa (22/9/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kasi Humas Polsek Plosoklaten, Bripka Mayanto menjelaskan, peristiwa tersebut diketahui oleh saksi yaitu Tumidi (45) dan Bayem (45), warga Dusun Darungan Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten.

Sebelumnya, keduanya bekerja memperbaiki atap dari daun tebu kering dan juga seng. Keduanya pun tak menyadari, kegiatan tersebut menimbulkan guncangan dan membuat kipas angin yang berada di dalam kandang bergoyang-goyang bersamaan dengan kabel yang menancap di stop kontak.

Akibatnya, kata Bripka Mayanto, dua kabel listrik kipas angin yang bercabang saling bergesekan sehingga menimbulkan percikan api dan korsleting listrik. Percikan api tersebut kemudian semakin membesar. Ketika kedua saksi tersebut sadar, mereka berusaha menyelamatkan ayam-ayam yang ada di dalam kandang sambil berusaha mematikan api.

Namun, lanjutnya, kobaran api tersebut tidak terkendali. Kedua saksi segera meminta pertolongan kepada warga setempat untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Kemudian ada warga yang ikut melapor ke Polsek Plosoklaten dan langsung diteruskan ke pemadam kebakaran (PMK). Tak lama, anggota dan dua mobil pemadam kebakaran datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memadamkan api,” ujar Bripka Mayanto.

Namun setelah tiba di lokasi, ternyata api sudah padam dan hanya menyisakan arang. Peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa.

Meskipun demikian, Imron mengalami kerugian sebanyak 3.000 ekor ayam berusia 22 hari beserta pakannya yang ditaksir mencapai Rp 60.000.000. Ditambah kandang dan peralatan lainnya yang juga ditaksir mencapai Rp 60.000.000.

“Jadi untuk jumlah total kerugian peristiwa tersebut adalah Rp 120.000.000,” ujarnya.(gar).