Kediri(adakitanews.com)—Pasca pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri terus melakukan Self Assesment terhadap data DPS.

Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Eka Wisnu Wardhana menjelaskan, tahapan pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap DPS dilaksanakan mulai 19 sampai 28 September 2020,

Menurut Wisnu, masyarakat dapat melihat pengumuman DPS di kantor desa masing-masing atau mengecek secara online melalui link www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id 

“Pengumuman DPS ini dilakukan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan masyarakat guna menghasilkan daftar pemilih yang akurat dan berkualitas,” ujarnya, Rabu (23/9/2020).

Wisnu mengatakan, dari keseluruhan DPS, KPU Kabupaten Kediri telah mengklasifikasikan usia pemilih. Untuk pemilih usia kurang dari 20 tahun sebanyak 72.647 pemilih atau sekitar 5,88 persen.

Sedangkan rentang usia 20 sampai 30 tahun, tercatat sebanyak 238.543 pemilih atau sekitar 19,32 persen. Untuk pemilih usia 30 sampai 40 tahun sebanyak 246.429 pemilih atau sekitar 19,96 persen, usia 40 sampai 50 tahun sebanyak 249.750 pemilih atau 20,22 persen.

Usia pemilih rentang 50 sampai 60 tahun sebanyak 218.700 pemilih atau 17,71 persen, dan pemilih yang berusia lebih dari 60 tahun sebanyak  208.849 pemilih atau 16,91 persen.

“Sebagai komitmen KPU Kabupaten Kediri untuk menciptakan Daftar Pemilih yang berkualitas, KPU Kabupaten Kediri masih terus melakukan Self Asessment terhadap data DPS untuk membersihkan data-data yang invalid maupun data ganda,” tegasnya.

Dari hasil tanggapan dan masukan masyarakat serta hasil Self Asessment KPU Kabupaten Kediri, maka akan dilakukan perbaikan DPS menjadi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) untuk kemudian ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).(Nu).