Kediri(adakitanews.com)—Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 Kota Kediri kembali bertambah. Melalui akun instagram @abdullah_abe, Jumat (25/9/2020), Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar merilis 3 kasus tambahan. Dua di antara kasus tambahan ini dinyatakan tertular dari klaster bersepeda dan satu lainnya merupakan ibu hamil.

Mengenai dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster bersepeda adalah pasangan suami istri. “Ada 3 kasus tambahan pertama Laki-laki umur 64 tahun alamat Kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto ini adalah transmisi lokal karena memiliki riwayat bersepeda saat ini yang bersangkutan dirawat di RSUD Gambiran. Kasus ke-2 perempuan berumur 62 tahun alamat Bandar Lor klaster-nya sama bersepeda, istri dari kasus sebelumnya. Perempuan ini dirawat di RSUD Gambiran,” katanya melalui media sosial.

Sementara itu, kasus tambahan ke-3 merupakan perempuan hamil dan saat ini sedang menjalani perawatan di RS. Kasus ke-3 ini adalah perempuan 33 tahun, alamat Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto.

Untuk klaster, saat ini masih dalam proses tracing. Saat ini yang bersangkutan sedang hamil dan sedang dirawat di RS SLG.

Sedangkan 2 pasangan yang dinyatakan tertular, memiliki riwayat bersepeda di sekitaran Kota Kediri dan wilayah Malang.

Sebagai informasi, penularan yang menimpa ibu hamil, berdasarkan data yang dihimpun, saat sedang mengandung wanita memang rentan tertular Covid-19.

Karena itu di puskesmas dan RS, pemeriksaan pada ibu hamil lebih diperketat untuk meminimalisir penularan.

Dengan 3 tambahan ini, Kota Kediri mencatat sebanyak 186 kasus konfirmasi. Sebanyak 17 dirawat 20 orang dipantau dan 139 orang dinyatakan sembuh. Kasus meninggal masih sampai Jumat (25/9/2020) masih mencatatkan 10 orang.(Nu).