Kediri(adakitanews.com)—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri wajibkan Pasangan Calon (paslon) maupun Tim Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kediri 2020, mendaftarkan akun media sosial (medsos) sebagai salah satu metode kampanye Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020.

Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas, Nanang Qosim menjelaskan, di antara metode kampanye pada pemilihan 2020 adalah kampanye media sosial dan kampanye media dalam jaringan (daring).

“Di dalam PKPU 11 Tahun 2020 perubahan PKPU 4 Tahun 2017 tentang Kampanye, disebutkan kedua metode tersebut. Oleh karena itu, wajib bagi paslon dan tim kampanye mendaftarkan akun resmi media sosialnya ke KPU,” ujarnya, Minggu (27/9/2020).

Nanang mengatakan, kewajiban mendaftarkan akun resmi medsos yang akan digunakan paslon maupun Tim Kampanye ke KPU paling lambat satu hari sebelum masa kampanye dimulai.

“Akun medsos tersebut akan digunakan untuk keperluan kampanye selama masa kampanye, dan berakhir sebelum dimulainya masa tenang dengan ketentuan sesuai PKPU,” tuturnya.

Pendaftaran akun medsos tersebut, paling banyak 20 akun resmi untuk seluruh aplikasi, untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.

“Sementara kampanye melalui media daring dapat dilakukan dengan penayangan iklan kampanye yang terverifikasi pada Dewan Pers,” pungkasnya.(oky).