Kediri(adakitanews.com)—Belasan pengguna jalan harus menjalani sanksi sosial yaitu membersihkan fasilitas umum (fasum), Minggu (4/10/2020).

Mereka diberikan sanksi lantaran terbukti melanggar protokol kesehatan (prokes), yakni tidak mengenakan masker.

Kabid Trantibumas Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan, belasan pelanggar tersebut terbukti melanggar prokes saat personel gabungan melaksanakan operasi yustisi di dua kecamatan berbeda.

“Untuk di Kecamatan Pesantren, ada 10 pelanggar. Kesepuluh pelanggar yang tidak mengenakan masker ini diberi sanksi menyapu di Jalan Kapten Tendean,” ujarnya.

Sedangkan satu lokasi lainnya, lanjutnya, personel gabungan melaksanakan operasi yustisi di Jalan Raung Kecamatan Mojoroto.

“Di Jalan Raung, didapati lima pengendara yang tidak mengenakan masker. Akhirnya, mereka dilakukan pendataan dan diberikan sanksi sosial untuk menyapu di sekitar Jalan Raung,” imbuhnya.

Dari pantauan, para pelanggar ini membersihkan fasum menggunakan sapu lidi dan lengkap dengan pengki.

Bahkan, merek juga mengenakan rompi bertuliskan “pelanggar”. Personel mengimbau dan memberikan sosialisasi mengenai Perwali Kediri Nomor 32 Tahun 2020 dan Perda Jatim Nomor 2 Tahun 2020.(oky).