Kediri(adakitanews.com)—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kediri, bersama dengan berbagai pihak terkait membersihkan 2.036 alat peraga kampanye (APK) yang melanggar.

Berdasarkan pengawasan, APK tersebut dipasang di tempat yang tidak seharusnya seperti di pohon, tiang listrik, dan fasilitas umum.

“Kami melakukan pembersihan APK di sejumlah lokasi yang dilarang dipasang APK karena melanggar aturan sebagaimana yang telah diatur di PKPU,” ungkap Sukari komisioner Bawaslu Kabupaten Kediri,Kamis (8/10/2020).

Bawaslu bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Panwascam membersihkan APK melanggar aturan tersebut mulai Rabu (7/10/2020). Bawaslu melakukan pembersihan APK di lokasi yang tidak boleh dipasang APK seperti pohon dan jalan protokol.

Sebelumnya, Bawaslu telah menyampaikan imbauan secara tertulis kepada seluruh partai politik peserta Pilbup Kabupaten Kediri. Tim sukses diminta agar mereka tidak memasang APK di sejumlah lokasi yang dilarang.

Pihak Bawaslu melalui KPU sudah menyampaikan imbauan tersebut agar tim sukses membersihkan APK yang melanggar. Namun imbauan tersebut tidak digubris, dan petugas Bawaslu Kabupaten Kediri masih menemukan banyak APK yang melanggar.

Penertiban APK yang melanggar aturan di wilayah ini merupakan tindakan terakhir yang dilakukan oleh Bawaslu. Dari hasil pengawasan Bawaslu terdapat 2.036 APK yang melanggar peraturan.

“Sebanyak 2.036 ini tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Kediri. Untuk saat ini kami konsentrasi pada pelanggaran penempatan seperti dipaku di pohon dan jalan protokol,” pungkasnya.(oky).