Kediri(adakitanews.com)—Diduga sakit tak sembuh, Kristanto (34) warga Dusun Sumbersari Desa Jabang Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, Jum’at pagi (23/10/2020) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pohon nangka belakang rumahnya.

Pertama kali yang mengetahui korban gantung diri adalah Partun (58) ibu kandungnya saat akan buang hajat besar. Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Kras sekaligus yang menangani kasusnya.

Kapolsek Kras AKP Imron melalui Kasie Humas Aipda Didik Wahyudi mengatakan selama ini korban sedang sakit dan tak kunjung sembuh. Diduga juga ada permalasahan keluarga hingga ia sering menyendiri. “Karena adanya masalah inilah diduga korban mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri,” katanya.

Peristiwa bermula dari ibu korban yang akan buang hajat besar WC di belakang rumah. Saat akan masuk kamar mandi, ibu ini kaget mengetahui ada sesosok tubuh mengantung di pohon nangka setinggi 6 meter. Saat itu Partun berusaha mendekat dan kaget mengetahui sosok tubuh yang menggantung adalah anaknya.

Saat itu juga Partun langsung berteriak minta tolong dan salah satu kerabat datang ke sumber suara. Ia mengetahui kondisi korban sudah tak bernyawa tergantung di pohon nangka. Dalam waktu sekejab warga berdatangan ke TKP dan mengetahui kondisi korban tergantung. Warga melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kras.

Petugas Polsek Kras bersama tim medis Puskesmas Kras dan Identifikasi Sat Reskrim Polres Kediri mendatangi TKP. Petugas mengevakuasi dan memeriksa kondisi korban. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuhnya dan murni tewas gantung diri. Saat di TKP petugas mendapati adanya sandal,dompet dan tambang warna biru sepanjang 1 meter.

“Karena kematianya jelas dan tidak ditemukan adanya unsure kekerasan pada tubuhnya. Makas] jasadnya kami serahkan pada keluarga untuk dimakamkan secara layak,” imbuhnya.(oky/gar).