width=

Kediri(adakitanews.com) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kediri 2020. Penetapan ini dilaksanakan di Ruang Kilisuci Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jumat (22/1/2021).

Dengan penetapan ini, pasangan terpilih yakni Hanindhito Himawan Pramana sebagai Bupati dan Dewi Maria Ulfa sebagai Wakil Bupati Kediri. Keduanya akan menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati selama lima tahun ke depan.

Perludiketahui, pada Pilbup Kediri 2020, pasangan Dhito-Dewi merupakan calon tunggal. Saat pelaksanaan pemilihan serentak pada Rabu (9/12/2020) lalu, Dhito-Dewi harus melawan kotak kosong.

Hasil pelaksanaan pemilihan pun dimenangkan oleh Paslon Dhito-Dewi dan ditetapkan melalui Keputusan KPU Kabupaten Kediri Nomor 2122/PL.02.6-Kpt/3506/KPU-Kab/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020.

Dhito-Dewi memeperoleh 590.644 suara, sementara kolom kosong mendapat 181.155 suara. Jumlah total suara sah 771.799 dan suara tidak sah sebanyak 32.058.

Sementara itu, saat ditemui pewarta di Ruang Kilisuci, Dhito masih enggan menjelaskan langkah apa yang akan dilakukan pada 100 hari pertama menjadi Bupati Kediri.

“Saat ini yang harus dipersiapkan adalah program-programnya, pasti ada beberapa yang tidak sama, jadi harus diselaraskan,” katanya.

“Kami juga menghormati pejabat yang saat ini masih menjabat, saya juga sering berkomunikasi dengan Bu Hariyanti dan Pak Masykuri,” imbuhnya.

Namun, kata Dhito, yang menjadi prioritas saat ini adalah menangani pandemi Covid-19. Menurutnya, bagi siapapun Kepala Daerah yang akan dilantik di beberapa daerah yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, penanganan Covid-19 menjadi hal utama.

“Saya akan tetap fokus terhadap penanganan Covid-19 dulu, pasti semua Kepala daerah saat ini fokus tentang ini. Pastinya, saya pribadi ingin kembali ke zona hijau,” tuturnya.

Pasalnya, lanjutnya, di Kabupaten Kediri masih zona oranye bahkan sempat menjadi zona merah. “Sudah diketahui bersama, bahwa Kabupaten Kediri masih menjadi zona merah kembali ke zona oranye dan kembali lagi ke zona merah. Harapan saya, Kabupaten Kediri pada masa tugas saya kembali ke zona hijau,” pungkasnya.(ADV/KPUKabupatenKediri/Oky).