width=

Kediri(adakitanews.com) — Kapolresta Kediri AKBP Eko Prasetyo memimpin langsung pelaksanaan operasi Yustisi, Minggu (24/1/2020) dini hari. Bersama petugas gabungan dari TNI dan Satpol PP, menyisiri seluruh jalanan di Kota Kediri.

Operasi Yustisi ini merupakan upaya petugas gabungan Satgas Covid-19 Kota Kediri baik dari Polri, TNI, dan Satpol PP dalam menekan penyebaran Covid-19.

Sasaran pertama adalah pedagang kaki lima di wilayah Jalan Dhoho, Kota Kediri. AKBP Eko melihat masih banyak pedagang yang berjualan meskipun waktu sudah melebihi pukul 22.00 WIB.

Padahal, sesuai dengan aturan Walikota Kediri mengenai PPKM, batas wakru untuk para pedagang makanan adalah pukul 22.00 WIB. Petugas gabunganpun melakukan tindakan tegas dengan membubarkan para pedagang tersebut.

“Kami melakukan tindakan pembubaran namun secara humanis. Kami juga minta mereka untuk membubarkan lapak mereka,” tegasnya.

Petugaspun melanjutkan sasaran di warung kopi di jalan Panglima Sudirman, Kota Kediri. Petugas masih mendapati beberapa pedagang kopi angkringan yang membuka lapaknya.

Akhirnya, petugas meminta para pemilik angkringan untuk menertibkan lapaknya dan membubarkan kerumunan pemuda yang menghabiskan akhir pekan.

Tidak hanya melakukan penertiban para pedagang. Dalam operasi gabungan tersebut petugas juga melakukan operasi kendaraan yang tidak sesuai standart. Petugas mengamankan dan memberikan pengarahan kepada para pemilik motor.

“Kami meminta petugas Satlantas untuk menertibkan kendaraan yang tidak sesuai standart seperti menggunakan knalpot brong. Kita amankan sebanyak 30 kendaraan,” ujarnya. (Oky)